Tujuh PR untuk Kabareskrim Anang Iskandar

Tujuh pekerjaan rumah (PR) Kabareskrim Anang tersebut direkomendasikan ICW berdasarkan hasil evaluasi dan pengamatan terhadap sepak terjang Kabareskrim sebelumnya, Budi Waseso.

BERITA | NASIONAL

Senin, 07 Sep 2015 22:41 WIB

Author

Lulu Zuhriyah

Tujuh PR untuk Kabareskrim Anang Iskandar

Ilustrasi. (Foto: humas.polri.go.id)

KBR, Jakarta - Indonesia Corruption Watch (ICW) merilis tujuh agenda yang harus segera dilakukan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) POLRI, Anang Iskandar. 

Tujuh pekerjaan rumah (PR) Kabareskrim Anang tersebut direkomendasikan ICW berdasarkan hasil evaluasi dan pengamatan terhadap sepak terjang Kabareskrim sebelumnya, Budi Waseso. 

Berikut adalah rekomendasi agenda prioritas tersebut:

1. Menghentikan kriminalisasi atas para pegiat anti korupsi, sebagaimana tercantum dalam poin pencegahan korupsi dalam Inpres Nomor 7 Tahun 2015 tentang strategi nasional Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi.

2. Meningkatkan fokus pada penanganan kasus pidana besar dan menarik perhatian publik, bukan justru menangani "kasus sederhana" seperti laporan pencemaran nama baik.

3. Memperbaiki koordinasi yang baik dengan aparat penegak hukum atau lembaga lainnya untuk memaksimalkan agenda pemberantasan korupsi, sekaligus dalam penanganan kasus dugaan korupsi seperti Pelindo II, TPPI, Pertamina Foundation dan Pengadaan UPS di DKI Jakarta

4. Memperkuat supervisi dengan jajaran direktorat atau unit tindakan pidana korupsi pada tingkat Polda dan Polres dalam penanganan korupsi daerah.

5. memperkuat Direktorat Tipikor Mabes POLRI sebagai ujung tombak pemberantasan korupsi lembaga Kepolisian

6. Mengembalikan wibawa dan kepercayaan publik terhadap Kepolisian dengan tidak bertindak arogan yang mengatasnaman penegak hukum

7. Menghentikan segala macam tindakan yang bertentangan dengan kepijakan Presiden Republik Indonesia sebagai pemimpin tertinggi negara.

Kepala Badan Narkotika Nasional Anang Iskandar dan Kepala Badan Reserse Kriminal Mabes Polri Budi Waseso bertukar posisi, pada Senin (7/9). Anang dilantik menjadi Kabareskrim pada Senin, sedangkan keesokan harinya, Selasa (8/9) Budi Waseso dilantik menjadi Kepala BIN yang baru.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN