Puluhan Anak TK di Lumajang Trauma Lihat Pembantaian Salim Kancil

Kepala TK Dharma Wanita, Adminah menjelaskan penganiayaan yang merenggut nyawa Salim Kancil dilakukan di Balai Desa tepat di depan sekolah.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 30 Sep 2015 14:59 WIB

Author

Eko Widianto

Puluhan Anak TK di Lumajang Trauma Lihat Pembantaian Salim Kancil

Ilustrasi garis polisi tempat kejadian perkara (TKP). (Foto: www.bawaslu.go.id)

KBR, Lumajang - Para siswa Taman Kanak Kanak (TK) Dharma Wanita Desa Selok Awar Awar, Pasirian, Lumajang, Jawa Timur trauma.

Mereka ketakutan setelah menyaksikan aksi penganiayaan Salim alias Kancil.

Karena trauma, sejak tiga hari ini puluhan siswa tak masuk sekolah.

Kepala TK Dharma Wanita, Adminah menjelaskan penganiayaan yang merenggut nyawa Salim Kancil dilakukan di Balai Desa tepat di depan sekolah TK Dharma Wanita.

Saat itu juga siswa dipulangkan untuk menghindari trauma berkepanjangan.

Bahkan ada siswa yang menjerit dan berteriak ketakutan. Ia mendampingi para siswa untuk menghapus trauma dan mengembalikan keceriaan.

"Mungkin teriakannya karena ada banyak orang, ada korban. Terus saya bawa masuk kelas, ambil tas dan ajak pulang. Saya tunggu sampai seluruh anak-anak pulang, baru saya nyusul pulang," cerita Adminah.

Puluhan orang menganiaya dua orang petani penolak tambang pasir di Lumajang. Seorang bernama Salim alias Kancil tewas dalam kondisi mengenaskan, sedangkan petani lain bernama Tosan dalam kondisi kritis.

Polisi menetapkan 22 tersangka dalam kasus ini.

Editor: Agus Luqman 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Beraksi Sendiri