Kabut Asap, Orangutan dan Beruang Madu Kaltim Kena Gangguan Nafas

Juru bicara Yayasan BOS Nico Hermanu mengatakan gangguan pernafasan itu diduga disebabkan lantaran kabut asap yang melanda Kalimantan, selama beberapa pekan terakhir.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 24 Sep 2015 11:14 WIB

Author

Teddy Rumengan

Kabut Asap, Orangutan dan Beruang Madu Kaltim Kena Gangguan Nafas

Ilustrasi. Orangutan dan anaknya. (Foto: setkab.go.id)

KBR, Balikpapan - Ratusan individu orangutan dan beruang madu di Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo (Borneo Orangutan Survival/BOS) di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur diperkirakan mengalami gangguan pernafasan.

Juru bicara Yayasan BOS Nico Hermanu mengatakan gangguan pernafasan itu diduga disebabkan lantaran kabut asap yang melanda Kalimantan, selama beberapa pekan terakhir.

Meski begitu, yayasan belum memutuskan untuk mengevakuasi satwa-satwa tersebut dari tempat rehabilitasi.

Nico Hermanu mengatakan jumlah orangutan yang sedang dalam rehabilitasi Yayasan Penyelamatan Orangutan Borneo seluruhnya 209 individu dan beruang madu sebanyak 47 ekor.

Dalam beberapa pekan terakhir, kebakaran lahan dan hutan melanda Provinsi Kalimantan. Hal ini mengakibatkan kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan.

Salah satu wilayah yang terkena dampak kabut asap itu meliputi Samboja Letari, tempat di mana ratusan individu orangutan dan puluhan beruang madu direhabilitasi.

Editor: Agus Luqman
 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Beraksi Sendiri