Fadli Zon Belum Dapat Surat Panggilan dari Mahkamah Kehormatan DPR

Wakil Ketua DPR Fadli Zon hormati proses di Mahkamah Kehormatan DPR

BERITA | NASIONAL

Senin, 14 Sep 2015 14:19 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

Ketua DPR, Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menjelaskan pertemuannya dengan Donald Trump

Ketua DPR, Setya Novanto dan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menjelaskan pertemuannya dengan Donald Trump (Foto: KBR/Aisyah)

KBR, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku belum mendapat surat panggilan dari Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD). Ini terkait dugaan pelanggaran etik yang dilakukan Fadli beserta  Ketua DPR Setya Novanto yang hadir dalam kampanye bakal calon Presiden AS Donald Trump.

"Kalau yang terkait dengan MKD saya akan lihat. Saya belum tahu apa yang dilaporkan. Ini kan saya baru masuk ya. Saya mau lihat dulu. Tapi kita ingin hormati, kita hargai proses yang ada di MKD," ujar Fadli  di DPR, Jakarta, Senin (14/9).

"Karena memang agak jarang anggota DPR saling melaporkan anggota DPR lain kecuali memang terkait hal yang langsung," ujarnya.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menilai tidak ada yang salah jika pimpinan DPR bertemu dengan seorang pengusaha. "Ini ketemu orang, dan orang itu adalah investor," ujarnya.

Namun ia menyatakan siap menjelaskan kronologis pertemuannya dengan Trump kepada MKD.  "Kita klarifikasi, kita lihat prosedurnya," kata politisi Gerindra ini. ?

Siang ini MKD melakukan rapat tertutup untuk membahas dugaan pelanggaran etik yang dilakukan pemimpin DPR. Pekan lalu MKD memutuskan untuk memproses kasus Setya dan Fadli meskipun tanpa aduan.  


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Menyoal Program Restrukturisasi Jiwasraya

Kabar Baru Jam 8

Kapan Kekebalan Terbentuk Usai Vaksinasi Covid-19?

Kabar Baru Jam 10