Bagikan:

BI : Paket Kebijakan Ekonomi Segera Buahkan Hasil

BI meminta masyarakat tak khawatir krisis 98 terulang.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 18 Sep 2015 15:13 WIB

BI : Paket Kebijakan Ekonomi Segera Buahkan Hasil

Ilustrasi: gedung BI (Situs BI)

KBR, Jakarta - Bank Indonesia (BI) optimistis dengan paket kebijakan ekonomi pemerintah dalam upaya menaikkan stabilitas ekonomi khususnya terkait inflasi, defisit transaksi berjalan, dan nilai tukar rupiah. Oleh karena itu, menurut Deputi Direktur Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter BI, Arief Machmud, publik tak perlu khawatir akan terjadinya krisis seperti  1998.

Semisal di sektor ekonomi. kata Arief, tak seperti pertumbuhan ekonomi pada tahun 1998 yang minus 13,7 persen, hingga kuartal kedua tahun ini saja pertumbuhan ekonomi sudah mencapai 4,67 persen. Selain itu ada faktor-faktor lain seperti sektor perbankan dan inflasi yang tak sama dengan krisis 1998. Kata Arief, investasi pemerintah akan terlihat di kuartal 3 dan 4 tahun ini sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi.


"Perbandingan tahun 97-98 dengan sekarang itu agak jauh berbeda. Pertumbuhan ekonomi di tahun itu sudah minus 13,7 persen sementara sekarang kita masih tumbuh triwulan dua 4,67 persen. Ke depan kita percaya triwulan 3 dan 4 meningkat karena investasi pemerintah membuahkan hasil," ujar Arief kepada KBR, Jumat (18/09/2015).

Sebelumnya, Bank Indonesia memutuskan tetap mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) 7,5 persen, padahal pertumbuhan ekonomi saat ini masih mengalami perlambatan. Apalagi ditambah keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (the Fed) menahan suku bunga acuan di 0 persen membuat beberapa pasar keuangan terkena imbasnya.


Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

IPK Anjlok, Indonesia Makin Korup?

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11

Most Popular / Trending