PSHK Dukung Pemerintah Ganti Kabareskrim Budi Waseso

Direktur Eksekutif PSHK, Bivitri Susanti menilai, wacana pemerintah itu tepat sebab penanganan sejumlah kasus oleh Buwas patut dipertanyakan.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 03 Sep 2015 11:38 WIB

Author

Nurika Manan

 PSHK Dukung Pemerintah Ganti Kabareskrim Budi Waseso

Kabareskrim, Budi Waseso/Aisyah Khairunnisah.

KBR, Jakarta - Pusat Studi Hukum dan Kebijakan (PSHK) mendukung pemerintah untuk segera mengganti Kabareskrim Polri, Budi Waseso. Direktur Eksekutif PSHK, Bivitri Susanti menilai, wacana pemerintah itu tepat sebab penanganan sejumlah kasus oleh Buwas patut dipertanyakan.

Misalnya, mulai dari penersangkaan Pimpinan non-aktif KPK Bambang Widjojanto dan Abraham Samad hingga Bekas Wamenkumham Denny Indrayana. Dalam sejumlah kasus di bawah penanganan jenderal bintang tiga tersebut, menurut Bivitri, lembaganya menemukan kejanggalan-kejanggalan.

"Itu tidak terlalu sulit dilacak dan temuan-temuan kami banyak yang menunjukkan kasus-kasus itu banyak yang difabrikasi. Kasus-kasus lain banyak yang kelihatan, tapi kok yang itu tindak lanjutnya cepat sekali. Sementara banyak kasus lain yang tidak sesigap itu ditanggapi. Nah ini yang membuat kekacauan, pemberantasan korupsi melemah, banyak kegaduhan kalau istilahnya politisi," ungkap Bivitri kepada KBR.

Sebelumnya, isu pencopotan Budi Waseso sebagai Kabareskrim Polri berawal dari pernyataan Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan yang mewanti-wanti agar para penegak hukum tak membuat kegaduhan.

Sementara, Bareskrim Kepolisian saat ini tengah menyelidiki beberapa kasus seperti dugaan korupsi pengadaan UPS, penimbunan sapi, korupsi mobile crane PT Pelindo II dan terakhir, dugaan korupsi dana CSR di Pertamina Foundation.

Sebelumnya, isu pencopotan Budi Waseso sebagai Kabareskrim Polri berawal dari pernyataan Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan yang mewanti-wanti agar para penegak hukum tak membuat kegaduhan. Luhut mempersilakan penegak hukum melakukan penindakan, tapi tak perlu ramai di media dan malah mengganggu stabilitas ekonomi. Bareskrim Kepolisian saat ini tengah menyelidiki beberapa kasus seperti dugaan korupsi pengadaan UPS, penimbunan sapi, korupsi mobile crane PT Pelindo II dan terakhir, dugaan korupsi dana CSR di Pertamina Foundation.

Menanggapi soal isu pencopotan dirinya, Kabareskrim Mabes Polri, Budi Waseso mengaku tidak mengetahui perihal isu pencopotan dirinya sebagai Kabareskrim Mabes Polri. Ia juga membantah kabar yang menyebut dirinya telah dipangil Presiden Joko Widodo terkait dengan pencopotan jabatannya. Menurutnya, ia siap diaudit jika memang kinerjanya dianggap menghambat kondisi perekonomian. 


Editor : Sasmito Madrim

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kiat Menjalani Isolasi Mandiri bagi Remaja Terinfeksi COVID-19

Bantu Sesama di Masa Pandemi

Kabar Baru Jam 8

Demi Oksigen Somasi Dilayangkan