UU Pilkada Lewat DPRD, KPUD Siap Bubar?

KBR, Balikpapan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan, Kalimantan Timur resah menyusul pengesahan Undang Undang Pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD.

NASIONAL

Minggu, 28 Sep 2014 15:43 WIB

Author

Teddy Rumengan

UU Pilkada Lewat DPRD, KPUD Siap Bubar?

pilkada, tahapan, daerah, kepala, kpu

KBR, Balikpapan - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan, Kalimantan Timur resah menyusul pengesahan Undang Undang Pemilihan Kepala Daerah melalui DPRD. Sebab, KPU daerah nantinya tak lagi banyak bekerja dalam pilkada yang sebelumnya melalui pemilihan langsung.

Menanggapi itu, Komisioner KPU Kota Balikpapan Sunarto Sastro Wardyo hanya pasrah jika memang lembaga penyelenggara pemilu akan dibubarkan. Kendati begitu lanjutnya, KPU Kota Balikpapan hingga kini masih menunggu petunjuk dari KPU Pusat terkait kewenangan mereka.

Sehingga dia pun belum bisa berkomentar terkait persiapan Pilkada di Kota Balkpapan yang sesuai jadwal akan bergulir pada Februari 2016. Pasalnya dijelaskan Sunarto, sudah seharusnya masa persiapan pemilu sudah dimulai 9 bulan sebelum pelaksanaan pilkada.

Pascapengesahan UU Pilkada, beredar informasi KPU daerah kemungkinan akan dibubarkan. Ini lantaran mekanisme Pilkada lewat DPRD merupakan sistem pemilu era Orde Baru di mana KesbangPol, yang dulunya bernama Kesbanglinmas akan membentuk Lembaga Pemlihan Umum (LPU) untuk proses pencalonan kepala daerah.

"Saya pikir tidak perlu diperbincangkan bubar atau tidak (KPUD), walaupun ada wacana Komisioner KPU, ketika menghadapi pemilu (Kepala daerah) ada juga wacana yang menyebutkan ad hoc, ad hoc berarti kan dipakai selama. Selama pra-pasca pelaksanaan, ada wacana seperti itu. Ya kita tunggulah," kata Sunarto sastro Wardoyo, Minggu (228/9)

Komisioner KPU Kota Balikpapan Sunarto Sastro Wardyo pun menyayangkan disahkan UU Pilkada maka tidak akan terlhat lagi kontribusi masyarakat di Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan suaranya. Padahal kata dia, animo masyarakat untuk memilih belakangan ini mengalami peningkatan. Dia mencatat pilkada dari sebelumnya berkisar 50-an persen, meningkat hampir 70 persen pada pemilu presiden lalu.

Editor: M Irham

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Tetap Aman dan Sehat Beraktivitas Saat Pandemi

Catatan Vaksin Mandiri

Wapres Bicara Vaksinasi untuk Lansia