PKB Pilih Pilkada Langsung dan Satu Paket

KBR, Jakarta - Sampai, Rabu (24/9) sore ini Panja RUU Pemilihan Kepala Daerah di DPR masih membahas RUU itu jelang pengesahan, Kamis (25/9) besok. Rapat itu membahas soal pilihan pilkada langsung dengan pilihan satu paket atau tidak.

NASIONAL

Rabu, 24 Sep 2014 17:44 WIB

Author

Pebriansyah Ariefana

PKB Pilih Pilkada Langsung dan Satu Paket

PKB, RUU Pilkada

KBR, Jakarta - Sampai, Rabu (24/9) sore ini Panja RUU Pemilihan Kepala Daerah di DPR masih membahas RUU itu jelang pengesahan, Kamis (25/9) besok. Rapat itu membahas soal pilihan pilkada langsung dengan pilihan satu paket atau tidak.

Maksud satu paket atau tidak adalah sistem pilkada yang memilih hanya gubernur atau memilih gubernur dan wakilnya. Ketua Fraksi PKB Marwan Jafar mengatakan pandangan fraksi itu akan sangat menetukan.

"Kalau tidak dipilih secara paket, kost akan lebih tinggi. Mekanisme akan lebih tinggi," jelas Marwan dalam sebuah diskusi di Kantor KHN Jakarta, Rabu (24/9).

Marwan menjelaskan saat ini PKB sebagai koalisi Joko Widodo mendukung pemilihan kepala daerah langsung dengan satu paket. PKB pun sudah menyiapkan pandangan fraksinya dan akan dibacakan dalam sidang Paripurna DPR besok.

"Kita sudah siapkan pandangan fraksi PKB, kita mendukung pilkada langsung dan paketnya. Gubernur dengan wakil, bupati dengan wakil," jelas Marawan.

Kamis (25/9) besok merupakan ketuk palu atau penentuan pengesahan Revisi Undang-Undang Pilkada di Paripurna DPR. Masing-masing fraksi di DPR akan menyampaikan pandangan. Jika tidak ditemukan titik temu, maka pengesahan akan lewat jalur voting.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Cerdik Kelola THR

Kabar Baru Jam 8

Soal Kerumunan, Kegiatan Ibadah dan Ancaman Virus Covid-19 Varian Baru

Jihad itu Sebenarnya Apa Sih?