Pengamat: Ada Mafia Migas di Lingkaran Jokowi-JK

Pengamat menilai pemerintahan Jokowi-JK belum memiliki skema jelas dalam pengelolaan industri minyak dan gas bumi.

NASIONAL

Sabtu, 06 Sep 2014 16:38 WIB

Author

Nurika Manan

Pengamat: Ada Mafia Migas di Lingkaran Jokowi-JK

migas, mafia, jokowi-jk

KBR, Jakarta– Pengamat menilai pemerintahan Jokowi-JK belum memiliki skema jelas dalam pengelolaan industri minyak dan gas bumi. Pengamat ekonomi dan energi Hendrajit bahkan menyebut pemain lama mafia migas malah berpotensi masuk sebagai penentu kebijakan di sektor migas. Mereka diantaranya Ari Sumarno dan Rini Suwandi.

Hendrajit menduga pertemuan Presiden Yudhoyono dengan presiden terpilih Jokowi di Bali tak sekedar membahas permasalahan BBM dan RAPBN, melainkan juga perundingan terkait pengaturan mafia migas.

“Jokowi-JK ini tidak memiliki kontra skema untuk melawan mafia Migas ini. Malah ingin memasukkan aktor-aktor mafia lama yang dulunya hilir supaya jadi hulu. Salah satunya kan Ari Sumarno. Dan celakanya, Ari Sumarno meskipun mafia (Migas) hilir. Tapi jangan lupa, Rini Suwandi itu pernah lama di Amerika, di departemen keuangan dan dia dekat Men Power sebagai perumus skema kapitalisme global di Amerika. Jadi bayangkan kalau nanti Ari jadi Menteri ESDM, jokinya itu adiknya sendiri, Rini. Pertarungan ini yang menurut saya lebih menarik, pasca pertemuan Jokowi dan SBY di Bali kemarin. Yang orang hanya melihat permukaannya saja, soal penaikan BBM dan RAPBN,” ungkap Hendarjit dalam diskusi di Warung Daun, Jakarta.

Pengamat Ekonomi Energi Hendrajit menantang pemerintahan Jokowi –JK untuk membuktikan bahwa Menteri ESDM yang baru dipastikan mampu membasmi mafia Migas.

Jokowi, kata dia, harus bisa memberantas perpanjangan tangan kekuatan asing untuk menguasai migas dalam negeri. Ini bisa dilakukan dengan sistem pengelolaan yang baru yang perlu segera disusun, termasuk menempatkan orang-orang tepat penentu kebijakan di sektor tersebut.

Ari Sumarno merupakan bekas Dirut Pertamina yang diisukan bakal menjabat sebagai Menteri ESDM. Sementara Rini Suwandi, adiknya, saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Kantor Transisi Jokowi-JK.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Filipina Memperingatkan Warga Siaga Karena Gunung Taal Berpotensi Meletus Lagi