Pecat Kader, DPP PPP: Surat Suryadharma Ali Palsu

KBR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Pembangunan Pembangunan (DPP PPP) menilai surat pemecatan yang dikeluarkan Suryadharma Ali kepada sejumlah kader partai berlambang Kabah itu palsu.

NASIONAL

Minggu, 14 Sep 2014 18:03 WIB

Author

Indra Nasution

Pecat Kader, DPP PPP: Surat Suryadharma Ali Palsu

PPP, kisruh, suryadharma, mutamar

KBR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Partai Pembangunan Pembangunan (DPP PPP) menilai surat pemecatan yang dikeluarkan Suryadharma Ali kepada sejumlah kader partai berlambang Kabah itu palsu. Pasalnya surat tersebut tak menyertakan nomor surat keputusan.

Wakil Sekrertaris Jenderal PPP, Isa Muhsin mengatakan, bekas Menteri Agama itu tak memiliki kapasitas mengeluarkan nomor Surat Keputusan (SK).

"Surat SK DPP yang dikeluarkan atas nama Suryadharma Ali, ini kalau dilihat dari SK yang keluar bukan nomor SK, ini nomor surat keluar, artinya keputusan organisasi masih di tangan Sekjen, beliau tidak memiliki kapasitas mencari file," kata Isa di acara rampinas PPP.

Sebelumnya, Suryadharma mendatangi Kantor DPP PPP untuk menyatakan pemberhentian dirinya tidak sah. Suryadharma lantas memecat Wakil Ketua Umum PPP; Emron Pangkapi, Suharso Manoarfa, Lukman Hakim Saifuddin serta Sekretaris Jenderal DPP PPP M. Romahurmuziy. Selain empat nama itu, SDA juga memecat enam Ketua DPP, yaitu Ermalena Muslim, Reni Marlinawati, Aunur Rofik, Rusli Effendi, Yusroni Yazid, dan Hizbiyah Rohim. Pemecatan ini buntut dari pemecatan Suryadharma Ali melalui rapat pengurus Rabu kemarin.

Editor: M Irham

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Eps.2: Kuliah di UK, Cerita dari Rizki Putri Part 2

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17