Kemendikbud Pastikan Kontrak Percetakan yang Molor Distribusikan Buku 2013 Tidak Diperpanj

KBR, Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan perusahaan percetakan yang molor mendistribusikan buku kurikulum 2013 tidak akan disertakan dalam proyek buku semester depan.

NASIONAL

Kamis, 04 Sep 2014 19:41 WIB

Author

Abu Pane

Kemendikbud Pastikan Kontrak Percetakan yang Molor Distribusikan Buku 2013 Tidak Diperpanj

Mendikbud, buku

KBR, Jakarta - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memastikan perusahaan percetakan yang molor mendistribusikan buku kurikulum 2013 tidak akan disertakan dalam proyek buku semester depan.

Mendikbud Muhammad Nuh mengaku kecewa pada perusahaan tersebut. Menurutnya siswa-siswi telah menjadi korban gagalnya sejumlah percetakan dalam mendistribusikan buku. Namun Nuh tidak menjelaskan perusahaan mana saja yang gagal tersebut.

"Dia telah melakukan tender, janji ke saya itu selesai 30 Juni. Tahun ajaran baru kan 14 Juni, saya hitung oke. Pada saatnya setelah saya cek ternyata masih belum selesai. Jadi yang jadi korban itu bukan sekadar anak-anak kita. Kementerian pun jadi sorotan seakan-akan tidak bertanggungjawab membebaskannya. Urusan buku gini saja ga bisa," ujar Nuh di Jakarta, Kamis (4/9).

Nuh menambahkan, pihaknya sudah mendesak percetakan untuk menyelesaikan distribusi buku kurikulum 2013. Hasilnya, Kementerian pendidikan menargetkan seluruh buku tersebut bakal sampai ke seluruh sekolah paling lambat tiga pekan ke depan.

Selain itu, untuk mencegah terganggunya proses belajar mengajar, Kemendikbud menyebar materi buku kurikulum lewat situs resmi Kemendikbud. Hasilnya hingga hari ini buku tersebut telah diakses hingga 2,4 juta kali.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Jokowi Perintah Menkes Segera Tetapkan Kriteria Pembatasan Sosial Berskala Besar