Kasus Patung Larantuka, Pemerintah Diminta Kerjasama Buru Koleksi Lain di Australia

KBR, Jakarta - Pemerintah Indonesia diminta bekerjasama dengan Australia untuk mencari benda purbakala yang hilang

NASIONAL

Jumat, 26 Sep 2014 21:15 WIB

Author

Guruh Dwi Riyanto

Kasus Patung Larantuka, Pemerintah Diminta Kerjasama Buru Koleksi Lain di Australia

patung, larantuka, australia, koleksi

KBR, Jakarta - Pemerintah Indonesia diminta bekerjasama dengan Australia untuk mencari benda purbakala yang hilang. Ini menyusul penemuan patung purbakala yang hilang dari Larantuka, Flores, Nusa Tenggara Timur di Galeri Nasional Australia.

Koordinator Masyarakat Advokasi Warisan Budaya Jhohannes Marbun mengatakan, Indonesia perlu mendata artefak yang hilang sebelum memeriksa kepemilikan koleksi museum di Australia.

"Menjadi sangat penting bagi pemerintah Indonesia untuk selalu mendokumentasikan artefak-artefak yang hilang. Pemerintah Indonesia dan daerah harus proaktif mengumpulkan data-data itu. Mungkin di pemerintah kabupaten Flores Timur diketahui barang itu hilang tapi bisa jadi pemerintah Indonesia tidak. Maka, penting diadakan kerjasama untuk pendataan itu," kata Koordinator Masyarakat Advokasi Warisan Budaya Jhohannes Marbun ketika dihubungi KBR, Jumat (26/09).

Ia menambahkan telah menerima laporan dari relawan ada benda purbakala Indonesia di museum New South Wales di Australia.

Sebelumnya, harian The Australian memberitakan koleksi patung pubrakala dari Larantuka, NTT milik museum Galeri Nasional Australia. Benda itu diperkirakan didapat dengan ilegal.

Editor: M Irham

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Pilkada Serentak Diwarnai Calon Tunggal