Inilah Film Kartun yang Berbahaya untuk Anak

KBR, Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah memutuskan sejumlah tayangan televisi kartun yang berbahaya dan tidak layak menjadi tontonan anak-anak.

NASIONAL

Senin, 22 Sep 2014 20:25 WIB

Inilah Film Kartun yang Berbahaya untuk Anak

kartun, KPI

KBR, Jakarta - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah memutuskan sejumlah tayangan televisi kartun yang berbahaya dan tidak layak menjadi tontonan anak-anak. Sebab, tayangan tersebut penuh dengan muatan-muatan yang berdampak buruk bagi perkembangan fisik dan mental anak, seperti kekerasan fisik, kekerasan terhadap hewan, penggunaan senjata tajam, muatan porno dan unsur-unsur mistis.

Dalam siaran persnya, KPI menyatakan tayangan anak dan kartun dalam kategori bahaya di antaranya: Bima Sakti dan Little Krisna di ANTV, serta Tom & Jerry yang tayang di tiga stasiun TV: ANTV, RCTI, dan Global TV.

Sementara untuk kategori hati-hati di antaranya: Crayon Sinchan yang tayang di RCTI serta Spongebob Squarepants di Global TV. Setelah diteliti sebagian program-program kartun dengan kekerasan yang tampak jelas ditayangkan dengan frekuensi 2 kali sehari.

Hal ini tentu saja akan mendorong daya imitasi yang berpengaruh terhadap sikap, pola pikir dan kepribadian anak-anak Indonesia. Atas pelanggaran-pelanggaran tersebut, KPI dengan tegas telah menjatuhkan sanksi administratif kepada stasiun TV yang menyiarkan dan menginstruksikan stasiun TV untuk menghilangkan muatan-muatan kekerasan dan adegan berbahaya serta tidak pantas ditiru oleh anak-anak. KPI juga menghimbau anak-anak dan orang tua agar selektif dalam memilih tayangan anak dan kartun.

Berikut pernyataan lengkap KPI soal acara kartun di TV yang tidak mendidik:

SIARAN PERS
NO. 2208/K/KPI/09/14
BAHAYANYA TAYANGAN ANAK & KARTUN

Berdasarkan kajian dan hasil pemantauan yang telah dilakukan secara intensif terhadap tayangan anak dan kartun yang disiarkan stasiun televisi, KPI memutuskan terdapat beberapa tayangan anak dan kartun berbahaya dan tidak layak ditonton anak-anak. Tayangan tersebut penuh dengan muatan-muatan yang berdampak buruk bagi perkembangan fisik dan mental anak, yaitu:

-Kekerasan fisik (mencekik, menonjok, menjambak, menendang, menusuk dan memukul)
-Kekerasan terhadap hewan
-Penggunaan senjata tajam dan benda keras untuk menyakiti dan melukai seperti pisau, balok, dan benda-benda lainnya
-Kata-kata kasar
-Adegan-adegan berbahaya
-Perilaku yang tidak pantas seperti membuka celana dan memperlihatkan ke teman-teman dan merusak benda-benda
-Sifat-sifat negatif (emosional, serakah, pelit, rakus, dendam, iri, malas, dan jahil)
-Muatan porno
-Unsur-unsur mistis

Dalam memberikan penilaian terhadap tayangan anak dan kartun, KPI telah meminta pandangan dari para pakar dan pemerhati anak yang memiliki kompetensi dalam bidangnya, yaitu Seto Mulyadi (Komnas Anak), B. Guntarto (YPMA), Elly Risman (Yayasan Kita dan Buah Hati), perwakilan Deputi Perlindungan Anak dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, perwakilan dari KOWANI dan Muslimat. Para pakar dan pemerhati anak sepakat bahwa tayangan anak dan kartun di Indonesia telah melampaui batas-batas kewajaran. Kami sangat prihatin atas maraknya muatan-muatan kekerasan dan berbahaya dalam tayangan anak dan kartun, mengingat anak-anak belum memiliki daya filter yang baik terhadap apa yang dilihat dan didengarnya dari televisi. Bahkan terdapat program kartun dengan kekerasan yang eksplisit dan masif ditayangkan setiap hari dengan frekuensi 2 kali sehari. Hal ini tentu saja akan mendorong daya imitasi yang berpengaruh terhadap sikap, pola pikir dan kepribadian anak-anak Indonesia.

3 (tiga) tayangan anak dan kartun yang termasuk dalam kategori BERBAHAYA (lampu merah):

-Bima Sakti - ANTV
-Little Krisna - ANTV
-Tom & Jerry yang tayang di tiga stasiun TV: ANTV, RCTI, dan Global TV

Sedangkan 2 (dua) tayangan anak dan kartun yang masuk dalam kategori HATI-HATI (lampu kuning):

-Crayon Sinchan - RCTI
-Spongebob Squarepants - Global TV

Atas pelanggaran-pelanggaran tersebut, KPI dengan tegas telah menjatuhkan sanksi administratif kepada stasiun TV yang menyiarkan dan menginstruksikan stasiun TV untuk menghilangkan muatan-muatan kekerasan dan adegan berbahaya serta tidak pantas ditiru oleh anak-anak. KPI juga menghimbau anak-anak dan orang tua agar selektif dalam memilih tayangan anak dan kartun. Untuk 5 (lima) tayangan di atas, agar orang tua melarang anak-anaknya menonton.

Dalam kesempatan ini KPI juga  memberikan apresiasi terhadap 7 (tujuh) program anak dan kartun yang menginspirasi dan kaya muatan edukasi, yaitu :

-Dora The Explorer – Global TV
-Adit Sopo Jarwo – MNC TV
-Laptop Si Unyil – Trans 7
-Curious George – ANTV
-Thomas and Friends – Global TV
-Unyil Keliling Dunia – Trans 7
-Disney Junior – MNC TV

Dalam beberapa hari ke depan, kamipun akan menjatuhkan sanksi untuk tayangan sinetron dan FTV yang berpotensi membawa pengaruh negatif terhadap anak-anak dan remaja serta menyampaikan daftar sinetron dan FTV bermasalah tersebut kepada masyarakat luas.

Perlu kami sampaikan bahwa KPI juga mendapatkan keluhan dari berbagai kalangan masyarakat atas tayangan-tayangan yang tidak memperhatikan perlindungan terhadap anak dan remaja. Maka di samping sanksi yang telah kami jatuhkan kepada stasiun TV, kami sampaikan kepada orang tua agar selalu waspada bahwa tidak semua tayangan anak dan kartun layak untuk ditonton anak-anak. Bagi pengelola televisi agar ikut bertanggung jawab dalam memikirkan dampak dari tayangan TV terhadap perkembangan mental anak-anak.

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Survei Sebut Mayoritas Masyarakat Ingin Pandemi Jadi Endemi