Bagikan:

PKS Minta Presiden Jokowi Bersikap Negarawan

"Pak Jokowi harus bersikap negarawan jangan terus membiarkan ini (isu tiga periode, red) berkembang. Kalau begini, publik bisa beranggapan ada keinginan tiga periode dari Presiden."

NASIONAL

Senin, 29 Agus 2022 19:26 WIB

negarawan

Presiden Joko Widodo saat memberikan keterangan di Istana Bogor, Jabar (16/3/2020). (Foto: ANTARA/Hafidz Mubarak A)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo menyatakan tidak melarang munculnya wacana jabatan presiden tiga periode. Wacana itu belakangan makin nyaring disuarakan para pendukung Jokowi, yang menginginkan agar tongkat kepemimpinan nasional terus berlanjut.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Mardani Ali Sera mendesak Presiden Jokowi bersikap tegas dengan cukup menjabat selama dua periode saja.

Mardani juga meminta Jokowi menghentikan isu-isu liar yang berkembang soal wacana jabatan tiga periode.

"Pak Jokowi harus bersikap negarawan jangan terus membiarkan ini (isu tiga periode, red) berkembang. Kalau begini, publik bisa beranggapan ada keinginan tiga periode dari Presiden. Kalau dari pendukungnya wajar mereka ingin tiga periode, mereka mendapatkan banyak benefit mungkin. Tapi Presiden harus tegas karena beliau harus menjaga legacy, sayang sekali," ujar Mardani kepada KBR, Senin (29/8/2022).

Mardani mengatakan, saat ini wacana presiden tiga periode masih saja hangat dibahas melalui konsolidasi akar rumput dan para elit politik. Karena itu, ia mendorong agar ide dan wacana tersebut bisa dihentikan.

"Saya sedih saja Pak Jokowi mengatakan itu, kalau bukan Presiden buat saya masih maklumi tapi Presiden, Kepala Negara ketika bicara pun jabatan Kepala Negara tidak lepas. Jadi harus betul betul beliau menjaga konstitusi dan tegas dua periode," tuturnya.

PKS, lanjut Mardani, tegas menolak wacana tiga periode. Wacana itu dinilai berbahaya bagi kesehatan demokrasi dan sirkulasi kepemimpinan negara.

"Persyaratan konsensus kita dua periode itu melalui perjalanan sejarah yang panjang. Jadi jangan mudah mengubah kesepakatan sejarah, dibatasi dua periode itu sehat buat demokrasi," tegasnya.

Baca juga:

Puan Minta Hentikan Usulan Penundaan Pemilu 2024, PKB?

Jokowi: Setop Wacana Penundaan Pemilu dan Perpanjangan Jabatan

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menegaskan dirinya taat terhadap konstitusi dalam merespons desakan relawan untuk melanjutkan masa jabatan hingga tiga periode.

Jokowi menjelaskan konstitusi membatasi masa jabatan presiden. Maka, ia akan manut dengan aturan dalam konstitusi itu.

"Sekali lagi, saya akan selalu taat pada konstitusi dan kehendak rakyat. Saya ulangi, saya taat konstitusi dan kehendak rakyat," kata Jokowi saat membuka Musyawarah Rakyat Indonesia (Musra) di Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/8/2022).

Editor: Fadli Gaper

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Laporan Temuan Ombudsman soal Penanganan Bencana

Most Popular / Trending