Bagikan:

Menkeu: Target KUR Naik Jadi Rp320 Triliun di 2024

"Dan di 2024, pemerintah, presiden supaya volumenya dinaikan Rp320 triliun,"

NASIONAL

Kamis, 11 Agus 2022 18:19 WIB

Menkeu: Target KUR Naik Jadi Rp320 Triliun di 2024

ilustrasi pameran UMKM. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Pemerintah menaikkan target penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) menjadi Rp320 triliun di 2024 mendatang.

"Ini sekarang jumlah KUR yang disalurkan oleh perbankan, termasuk perbankan syariah, oleh pemerintah setiap tahun dinaikkan. Tadinya hanya Rp170 triliun, sekarang naik menjadi Rp270 triliun. Dan di 2024, pemerintah, presiden supaya volumenya dinaikan Rp320 triliun," kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati saat membuka 1st International Conference On Women and Sharia Community Empowerment di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Kamis (11/08/2022).

Menurutnya, peningkatan target itu merupakan sebuah nilai yang sangat besar. Ia mengatakan, Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) bisa mendapatkan keuntungan ketika meminjam dana usaha ke bank.

"Sebab ada subsidi dari pemerintah yang memungkinkan UMKM membayar kreditnya dengan suku bunga yang minim," katanya.

Subsidi yang diberikan, kata Bekas Direktur Bank Dunia ini, berlaku bagi UMKM yang memenuhi persyaratan kredit di perbankan. Pemerintah, katanya, juga mempermudah pendanaan UMKM yang tidak mampu masuk ke sistem perbankan.

Baca juga:

Beberapa pilihannya, lanjut dia, bisa melalui program dana bergulir yang dikelola Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) Kementerian Keuangan, atau kredit yang disalurkan oleh lembaga keuangan non bank, seperti dari PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

"Itu semuanya adalah pemahaman yang lebih ke bawah lagi di level akar rumput. Karena kita tahu, banyak UMKM yang memang belum bisa, belum memenuhi syarat, dan belum cukup untuk bisa masuk ke perbankan," pungkas Sri Mulyani Indrawati.

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Catatan untuk TNI

Most Popular / Trending