Bagikan:

Jokowi Resmikan Akademi Sepak Bola Papua

"Sejak dini, seperti tadi di Papua Football Akademi dimulainya sejak umur 12 tahun 13 tahun."

NASIONAL

Rabu, 31 Agus 2022 11:42 WIB

Author

Dwi Reinjani

Akademi Sepak Bola Papua

Akademi Sepak Bola Papua, Presiden Joko Widodo swafoto di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Papua, Rabu, (31/8/22). (Setpres/Laily Rachev)

KBR, Jakarta-  Presiden Joko Widodo resmi meluncurkan akademi sepak bola di Papua atau Papua Football Academy (PFA). Jokowi mengatakan, Papua memiliki bibit unggul pemain kelas dunia jika para atlet sepak bola muda mendapat bimbingan yang baik.

"Sejak dini, seperti tadi di Papua Football Akademi dimulainya sejak umur 12 tahun 13 tahun. Mereka nanti akan bisa masuk ke U14, masuk ke U16, masuk ke U19 kemudian masuk ke elit persepakbolaan di Indonesia maupun di dunia. Tapi memang harus sejak dini," ujar Jokowi, di Stadion Lukas Enembe, Papua,Rabu (31/08/2022).

Jokowi menilai Papua telah melahirkan talenta-talenta yang luar biasa dalam bidang sepak bola seperti Rully Nere, Boaz Solossa, Ramai Rumakiek dan Ricky Kambuaya. Ia berharap dengan adanya Papua Football Akademi, para atlet muda bisa meraih prestasi dengan pendidikan dan latihan rutin. Namun ia mengingatkan agar para atlet tidak melupakan pendidikan formal seperti sekolah.

Baca juga: 

Jokowi: Matangkan Persiapan Piala Dunia FIFA U-20

Jokowi Akan Bangun Training Camp Sepak Bola di IKN

PFA merupakan sekolah bagi putra Papua dengan rentang usia 14 – 15 tahun untuk mengasah bakat dalam bidang olahraga khususnya sepak bola. Menurut Presiden, dalam akademi tersebut, anak-anak akan dilatih tentang kedisiplinan dengan latihan rutin yang didampingi oleh para pelatih dengan reputasi yang baik.

“Di sini nanti untuk meraih prestasi anak-anak digembleng kedisiplinan, digembleng latihan-latihan yang rutin, dan terus didampingi oleh coach yang memiliki reputasi yang baik,” katanya.

Presiden menjelaskan bahwa anak-anak yang telah masuk dalam PFA merupakan talenta berbakat yang telah melalui serangkaian proses seleksi dengan baik. Untuk itu, Kepala Negara berharap anak-anak dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menimba ilmu sepak bola di PFA.

“Tadi Pak Dirut sudah menyampaikan ada 477 anak yang diseleksi dan sekarang hanya tinggal 30 anak. Ini adalah bibit-bibit, talenta-talenta yang diseleksi dengan baik, talenta-talenta yang berbakat,” lanjutnya.

 Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Komunitas Biboki Lestarikan Tenun Ikat Tradisional

Living Law, Apa Dampaknya Jika Masuk dalam RKUHP?

Kabar Baru Jam 10

Most Popular / Trending