Bagikan:

Jokowi Kukuhkan 68 Paskibraka di Istana Negara

saya mengukuhkan saudara-saudara sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2022.

NASIONAL

Senin, 15 Agus 2022 19:28 WIB

Jokowi Kukuhkan 68 Paskibraka di Istana Negara

Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin berdialog dengan anggota paskibraka usai pengukuhan di Halaman Istana Negara, Senin (15/8/22). (Foto: Youtube Setpres(

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengukuhkan 68 orang putra-putri Indonesia dari 34 provinsi menjadi anggota pasukan pengibar bendera pusaka (paskibraka) yang akan bertugas saat upacara kenegaraan, peringatan HUT ke-77 Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Dalam pengukuhan yang berlangsung di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/08/2022) sore tadi, Presiden Jokowi didampingi Istri, Iriana Joko Widodo beserta Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Istri.

"Dengan memohon rida Allah Yang Maha Kuasa, pada hari ini saya mengukuhkan saudara-saudara sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka yang akan bertugas di Istana Merdeka pada tanggal 17 Agustus 2022. Semoga Tuhan Yang Maha kuasa memberikan rahmat dan kemudahan dalam tugas negara,” kata Jokowi, Senin (15/8/2022).

Usai pengukuhan, Presiden Jokowi secara simbolis menyematkan lencana kepada pemimpin upacara sebagai tanda pengukuhan sebagai anggota Paskibraka.

Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin juga tampak berdialog dengan putra-putri anggota Paskibraka yang juga wakil dari masing-masing provinsi di Indonesia itu.

Nantinya, selain akan bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang di halaman Istana Merdeka, anggota Paskibraka juga akan bertugas pada upacara penurunan bendera di lokasi yang sama.

Pilihan redaksi:

Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Laporan Temuan Ombudsman soal Penanganan Bencana

Most Popular / Trending