Bagikan:

Cacar Monyet, Jokowi Instruksikan Menkes Sediakan Vaksin

"Sudah saya perintahkan kepada Menkes yang pertama urusan vaksin segera,"

NASIONAL

Selasa, 23 Agus 2022 19:18 WIB

Cacar Monyet, Jokowi Instruksikan Menkes Sediakan Vaksin

Presiden Jokowi dalam sebuah kegiatan di Jakarta, Selasa (23/8/22). (Foto: Antara/Hafidz Mubarak)

KBR, Jakarta - Presiden Joko Widodo menginstruksikan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin untuk segera menyediakan vaksin untuk penyakit monkeypox atau cacar monyet.

"Sudah saya perintahkan kepada Menkes yang pertama urusan vaksin segera," katanya usai meninjau progres renovasi Taman Mini Indonesia Indah, di Jakarta, Selasa (23/8/2022).

Selain menyediakan vaksinasi, Kepala Negara juga mengarahkan jajarannya untuk memperketat lokasi dengan interaksi tinggi. Termasuk di setiap pintu masuk Indonesia, baik darat, laut maupun udara.

"Yang kedua, untuk tempat-tempat yang interaksinya tinggi, kemudian gerbang-gerbang masuk ke negara kita betul-betul dicek secara ketat," ungkap Jokowi.

Orang nomor satu di Indonesia ini juga meminta masyarakat untuk tidak panik terhadap kasus cacar monyet di Indonesia.

"Karena penularan cacar monyet terjadi pada saat pasien sudah bergejala dan melalui kontak fisik dengan pasien," ungkap Joko Widodo.

Baca juga:

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut, penularan cacar monyet jauh lebih sulit jika dibandingkan covid-19. Ia juga memastikan penyakit monkeypox atau cacar monyet tidak akan menyebabkan angka kematian yang tinggi.

"Penularannya dia (cacar monyet, red) itu terjadi pada saat sudah bergejala, berbeda dengan covid-19. Kalau cacar monyet, engga. Dia harus bintik-bintik dulu, keluar nanah-nanahnya, baru dia bisa menular. Kalau belum keluar, dia tidak menular. Sehingga demikian, menghindarnya jauh mudah, karena kita tau, orang ini cacar monyet, jadi jangan deket-deket," katanya saat konferensi Pers di Pertemuan Ketiga Grup Kerja Kesehatan G20 secara virtual, kemarin.

Saat ini, kata Budi Gunadi, ada sekitar 39 hingga 40 ribu kasus konfirmasi cacar monyet di dunia. Dari jumlah itu, 12 orang meninggal pasca terinfeksi.

"Meninggalnya juga bukan karena virusnya. Di kulit ini biasanya engga bisa bikin meninggal. Biasanya meninggal karena secondary infection atau infeksi kedua," katanya.

Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, penularan cacar monyet juga harus melalui kontak fisik.

Pekan lalu, Indonesia mengonfirmasi pasien perdana positif cacar monyet. Pasien asal Jakarta tersebut sebelumnya memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri.


Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Laporan Temuan Ombudsman soal Penanganan Bencana

Most Popular / Trending