covid-19

Vaksinasi Anak dan Remaja di Indonesia Belum Merata

"Jadi kalau kita ingin melakukan perlindungan pada anak, maka kita juga harus melakukan kegiatan vaksinasi ini secara baik dan secara tuntas. Sehingga semua anak akan tervaksinasi"

BERITA | NASIONAL

Senin, 30 Agus 2021 17:00 WIB

Author

Yovinka Ayu

Vaksinasi Anak dan Remaja di Indonesia Belum Merata

Vaksinasi anak yang dilakukan Kodam di Kendari, Sulawesi Tenggara. (Foto: Antara/Jojon)

KBR, Jakarta - Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono mengakui pelaksanaan vaksinasi covid-19 anak dan remaja tidak merata di beberapa provinsi.

Hingga hari ini, sekitar 2,3 juta atau 9,82 persen anak dan remaja usia 12 sampai 17 tahun telah divaksinasi covid-19 dosis pertama.

“Misalnya di Bali itu (vaksinasi covid-19 pada anak dan remaja) sudah mencapai 94 persen, di Jakarta sudah sampai 80 persen, tetapi ada beberapa daerah misalnya seperti di Lampung itu baru 1 persen mencapai sasaran vaksinasinya. Jadi kalau kita ingin melakukan perlindungan pada anak, maka kita juga harus melakukan kegiatan vaksinasi ini secara baik dan secara tuntas. Sehingga semua anak itu akan tervaksinasi dengan persentase yang cukup baik,” katanya saat Rakornas KPAI bertajuk Persiapan PTM dan Program Vaksinasi Anak Usia 12 hingga 17 Tahun Berbasis Sentra Sekolah, Senin (30/8/2021).

Dante menambahkan, vaksinasi covid-19 anak dan remaja wajib dilakukan, jika ingin melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Kementerian Kesehatan, lanjutnya, memiliki beberapa strategi mempercepat vaksinasi covid-19 pada anak dan remaja. Di antaranya vaksinasi di fasilitas pelayanan kesehatan maupun sekolah, dan membuka sentra vaksinasi yang bekerja sama dengan swasta.

“Ini bekerja sama antara di antara dinas kesehatan dengan standar profesi stakeholder, sekolah dan masyarakat lainnya. Ini juga bisa dilakukan untuk melakukan vaksinasi dalam rangka persiapan kegiatan proses belajar mengajar supaya vaksinasinya menjadi lebih baik,” jelas Dante Saksono.

Ia menambahkan, capaian vaksinasi pada anak dan remaja harus terus digenjot agar mereka memiliki kekebalan, sehingga angka kematian dapat ditekan.

Link terkait: 

Editor: Kurniati Syahdan


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Tuberkulosis (TB) pada Anak