covid-19

Satgas Minta Pemda Monitoring Perkembangan Covid-19

"Lakukan 3T, artinya kita segera lakukan testing, pelacakan kontak erat, untuk tracing agar kita bisa segera memutus mata rantai penularan"

BERITA | NASIONAL

Senin, 30 Agus 2021 14:49 WIB

Satgas Minta Pemda Monitoring Perkembangan Covid-19

ilustrasi covid-19

KBR, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB), Ganip Warsito meminta seluruh daerah tetap memonitor kasus harian maupun mingguan Covid-19 dengan fokus melakukan testing, tracing, dan treatment atau 3T.

Pernyataan ini disampaikan Ganip yang juga Ketua Satgas Penanganan Covid-19, menyusul lonjakan kasus di Provinsi Aceh.

Ia meminta pemerintah daerah tetap menyiapkan segala kebutuhan masyarakat yang berkaitan dengan penanganan Covid-19, meskipun angka kasus secara nasional sedikit menurun.

"Lakukan 3T, artinya kita segera lakukan testing, pelacakan kontak erat, untuk tracing agar kita bisa segera memutus mata rantai penularan. Kemudian, mengatasi treatment-nya menyiapkan isolasi terpusat, kemudian rumah sakit dengan meningkatkan kapasitas respon, baik BOR (bed occupancy rate), nakes (tenaga kesehatan), alkes (alat kesehatan), dan oksigen," ucap Ganip dikutip dari siaran di Kanal Youtube BNPB, Senin (20/8/2021).

Baca: Kasus Aktif Turun, Ridwan: Covid-19 di Jabar Terkendali

Selain 3T, Ganip juga menekankan pentingnya pembatasan mobilitas masyarakat sesuai level PPKM di daerahnya masing-masing.

Di samping itu, penegakan protokol kesehatan khususnya pemakaian masker, wajib dilakukan oleh seluruh masyarakat saat beraktivitas di luar rumah. Menurut Ganip, hal itu merupakan ikhtiar bersama memutus rantai penularan virus korona.

"Kenapa demikian? Karena virus ini yang dibawa sumbernya manusia, oleh karenanya manusia harus membatasi mobilitas," jelasnya.

Sebelumnya, Pemerintah melaporkan penambahan 7.427 kasus baru Covid-19 dalam 24 jam terakhir.

Namun di Provinsi Aceh, positivity rate dalam 7 hari terakhir menunjukkan kenaikan angka 41,9 atau tertinggi se-Indonesia.


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Say No To Drugs

Kabar Baru Jam 7

Aksi Remaja Tanpa Narkoba

Coki Pardede, Narkoba, dan Kreativitas

Kabar Baru Jam 8