covid-19

Pemerintah Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 9 Agustus

Ada sejumlah pertimbangan mengapa pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM

BERITA | NASIONAL

Senin, 02 Agus 2021 20:32 WIB

Pemerintah Perpanjang PPKM Level 4 Hingga 9 Agustus

Ilustasi: Penutupan Pesantren Selama PPKM Darurat. (Antara)

KBR, Jakarta- Pemerintah memutuskan memperpanjang PPKM Level 4 hingga 9 Agustus mendatang. Presiden Joko Widodo, dalam keterangan persnya petang ini di Istana Negara mengatakan, ada sejumlah pertimbangan mengapa pemerintah memutuskan untuk memperpanjang PPKM.

"PPKM sudah membawa perbaikan di skala nasional dibanding sebelumnya. Baik dari jumlah kasus harian, tingkat kasus aktif, tingkat kesembuhan dan presentasi BOR. Dengan mempertimbangkan perkembangan beberapa indikator kasus minggu ini, pemerintah memutuskan melanjutkan PPKM level 4 hingga 9 Agustus di beberapa kabupaten kota tertentu dengan penyesuaian aktifitas dan mobilitas masyarakat," kata Jokowi, Senin (2/8/2021).

Dalam kesempatan itu, Presiden juga menyampaikan pemerintah akan berupaya mendorong percepatan penyaluran bansos untuk masyarakat. Ia sudah memerintahkan kementerian terkait untuk memaksimalkan penyalurah Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sosial Tunai (BST) dan BLT Desa. Ia juga sudah meluncurkan bantuan untuk UMKM, PKL dan Warung, Subsidi Upah serta program Banpres Usaha Mikro.

Presiden Juga menjelaskan jika pemerintah dihadapkan pada pilihan antara ancaman keselamatan jiwa akibat Covid-19 dan ancaman ekonomi. Untuk itu kata Jokowi, gas dan rem harus dilakukan secara dinamis sesuai perkembangan Covid-19 dalam hari-hari terakhir. Sehingga pilihan kebijakan yang diambil bisa tepat.

"Kita tidak bisa membuat kebijakan yang sama dalam durasi yang panjang. Kita harus menentukan derajat pembatasan mobilitas masyarakat sesuai data di hari-hari terakhir. Agar pilihan kita tepat, baik untuk kesehatan maupun untuk perekonomian," ujarnya.

Penambahan kasus positif pada hari ini menurun hingga 22 ribuan. Namun, pemeriksaan spesimen juga ikut menurun dari hari-hari sebelumnya. 

Editor: Friska Kalia

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Niatan Berantas Intoleransi di Lingkungan Pendidikan

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11