Bagikan:

Ma'ruf Amin Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Terkait Wakaf

"Rendahnya literasi masyarakat terhadap wakaf tidak hanya berdampak pada rendahnya realisasi wakaf, namun juga menyebabkan timbulnya persepsi yang keliru tentang wakaf,"

BERITA | NASIONAL

Jumat, 13 Agus 2021 17:07 WIB

Ma'ruf Amin Ajak Masyarakat Tingkatkan Literasi Terkait Wakaf

wapres maruf amin saat memberikan sambutan di festival ekonomi dan keuangan syariah regional Sumatera. (Foto: Youtube Setwapres)

KBR, Jakarta - Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengajak masyarakat mengingkatkan literasi terkait wakaf.

Menurutnya sosialisasi dan edukasi seputar wakaf perlu dilakukan gerakan wakaf berkelanjutan bisa optimal. Hal ini, katanya, tidak terlepas dari masih rendahnya literasi wakaf masyarakat Indonesia.

"Perlunya peningkatan literasi wakaf kepada masyarakat. Indeks Literasi Wakaf (ILW), yang dirilis Kementerian Agama pada 2020 menyebutkan bahwa literasi masyarakat Indonesia berada dalam kategori rendah. Rendahnya literasi masyarakat terhadap wakaf tidak hanya berdampak pada rendahnya realisasi wakaf, namun juga menyebabkan timbulnya persepsi yang keliru tentang wakaf," katanya ketika membuka Gerakan Sadar Wakaf dengan tema “Sumatera Berwakaf 2021", Jumat (13/8/2021).

Ma'ruf Amin menilai, indeks literasi wakaf (ILW) secara nasional mendapatkan skor 50,48, dan masuk dalam kategori rendah. Nilai itu terdiri atas nilai literasi pemahaman wakaf dasar sebesar 57,67 dan nilai literasi pemahaman wakaf lanjutan sebesar 37,97.

Lebih lanjut, kata Ma'ruf Amin, diperlukan teknologi digital terkait pengelolaan wakaf. Apalagi, kata orang nomor dua di Indonesia itu, perkembangan teknologi dan pandemi covid-19 mengubah kebiasaan menjadi berbasis digital.

Sehingga, lanjutnya, lewat pemanfaatan teknologi digital maka pengelolaan wakaf menjadi lebih mudah, transparan, dan terjamin akuntabilitasnya.

"Perlunya (juga) SDM berkompeten di bidang wakaf agar pengelolaan wakaf lebih profesional dan kepercayaan publik terus terjaga," pungkasnya.


Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Pengungsi dan Persoalan Regulasi di Indonesia