covid-19

Kemenpora Dukung Olahraga Elektronik atau E-sports

Populasi gamers atau pemain game online di Indonesia mencapai 30 juta

BERITA | NASIONAL

Selasa, 24 Agus 2021 20:20 WIB

Kemenpora Dukung Olahraga Elektronik atau E-sports

Ilustrasi E-Sport (Nypost by Getty Image)

KBR, Jakarta- Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) mengumumkan olahraga elektronik atau esport akan dipertandingkan sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) eksibisi, dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua, Oktober mendatang. Hal tersebut didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Menurut Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kemenpora, Sri Wahyuni, pertandingan eksibisi esports di PON Papua nanti, diharapkan dapat menciptakan bibit atlet esports yang berprestasi di kancah internasional.

"Kemenpora mendukung penuh perkembangan esports Indonesia sebagai salah satu produk industri olahraga Indonesia. Semoga dibawah naungan PB ESI, atlet dan tim esports Indonesia bisa menciptakan prestasi, di tingkat internasional dan tentunya mengharumkan nama bangsa," ucap Sri Wahyuni dalam konferensi pers di kanal Youtube Channel PB ESI, Selasa (24/8/2021).

Sri Wahyuni mengatakan, sejarah baru akan tercipta di Indonesia, dengan perhelatan esports menjadi pertandingan eksibisi atau pertunjukan di PON Papua ke-20 nanti. Ia menyebut, populasi gamers atau pemain game online di Indonesia mencapai 30 juta. Jumlah ini, kata dia, termasuk salah satu yang terbesar di Asia Pasifik.

"Artinya potensi yang luar biasa dan cocok di era pandemi saat ini sehingga kemenpora mendukung penuh esports Indonesia bisa moncer," tuturnya.

Sementara itu, anak perusahaan BUMN Telkom, Melon Indonesia, yang menjadi salah satu penerbit game lokal asli Indonesia, Lokapala pun turut gembira. Pasalnya, Lokapala akan menjadi satu dari empat game yang akan dipertandingkan dalam cabor eksibisi tersebut.

Menurut Direktur PT Melon Indonesia, Dedi Suherman, Lokapala merupakan karya anak bangsa yang patut dibanggakan. Hal itu karena tiga game yang dipertandingkan merupakan produk dari negara lain.

"Sangat senang dilibatkan game lokapala, ikon game dari indonesia. Kami ingin menyatakan komitmen bersama anantarupa (pemrakarsa), diberi kesempatan menunjukkan, ini ada lho game asli yang IP-nya, buatannya, coding-nya, itu asli buatan Indonesia," tuturnya.

Sebagai informasi, untuk mengikuti cabor esports, masing-masing kontingen dari 34 provinsi di Indonesia harus mendaftarkan timnya melalui platform Garudaku yang dibuat oleh PB ESI.

Dalam cabang esport, akan ada empat game yang dipertandingkan, yakni eFootball PES 2021, Mobile Legends, Free Fire, dan Lokapala. Gelaran pesta olahraga nasional empat tahunan itu akan diselenggarakannya pada 2-15 Oktober mendatang.

Editor: Friska Kalia

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

UU Cipta Kerja Bermasalah, Formil dan Materiil

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17