covid-19

Kemenhub: Populasi Motor Listrik Baru 7.585 Unit

"Sampai dengan surat register uji tipe (SRUT) untuk pendaftar motor baru yang nantinya akan dilanjutkan ke kepolisian, itu sekitar 7.585 jadi artinya populasi kendaraan sepeda motor"

BERITA | NASIONAL

Rabu, 18 Agus 2021 14:31 WIB

Kemenhub: Populasi Motor Listrik Baru 7.585 Unit

Ilustrasi Presiden Jokowi saat menjajal motor listrik. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta - Kementerian Perhubungan menyebut populasi motor listrik di Indonesia baru mencapai 7.585 unit.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiadi mengatakan, rendahnya capaian tersebut, membuat pemerintah meluncurkan program konversi sepeda motor dari BBM ke sepeda motor listrik.

Peluncuran tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 65 Tahun 2020, soal dorongan konversi kendaraan bermotor roda dua.

"Sampai dengan surat register uji tipe (SRUT) untuk pendaftar motor baru yang nantinya akan dilanjutkan ke kepolisian, itu sekitar 7.585 jadi artinya populasi kendaraan sepeda motor yang ada di Indonesia yang sekarang sudah jalan baru 7.500an," ujar Budi dalam Webinar di Kanal Youtube Kemenhub, Rabu (18/8/2021).

Budi menjelaskan, Kemenhubu akan menerbitkan sekitar 112 surat uji tipe. Artinya, kata dia, sudah ada 112 tipe kendaraan listrik yang sudah mengajukan uji tipe ke balai Kemenhub.

"Peluncuran pilot project program konversi sepeda motor penggerak BBM menjadi motor listrik, juga diatur dalam Perpres 55 Tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan motor listrik," ungkapnya.

Ia melanjutkan, Kemenhub juga akan mempercepat komunikasi bersama stakeholder terkait sepeda motor listrik.

"Seperti disampaikan oleh Menteri Perhubungan, bahwa yang pertama, kami melaksanakan juga pembuatan roadmap sebagaimana amanat dari Pak Menko maritim (salah satunya) penggunaan angkutan massal bus yang berbasis listrik," tuturnya.

Dalam Grand Strategi Energi Nasional (GSEN) ditargetkan sebanyak 13 Juta sepeda motor listrik dan 2,2 juta mobil listrik di 2030.

Dengan potensi pengurangan konsumsi BBM sebesar 6 juta kilo liter per tahun dan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 7,23 juta ton karbodioksida ekuivalen atau CO2e.


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Ramai Cukai Rokok Mau Naik, Apa Kata Pakar dan DPR?