covid-19

Jokowi Perintahkan Percepatan Vaksinasi dari Pintu ke Pintu

"Kita melakukan vaksinasi dari pintu ke pintu, door to door, jemput bola agar ini bisa kita percepat"

BERITA | NASIONAL

Selasa, 31 Agus 2021 12:02 WIB

Jokowi Perintahkan Percepatan Vaksinasi  dari Pintu ke Pintu

Presiden Jokowi saat tinjau ulang vaksinasi dari pintu ke pintu di Kelurahan Krajan, Kabupaten Madiun, Jatim, Kamis (19/8). (Setpres).

KBR, Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar percepatan vaksinasi bisa terus dilakukan jajaran di lapangan. Presiden menginginkan agar vaksinasi dari pintu ke pintu atau door to door, bisa dimaksimalkan kepada masyarakat. 

Hal itu disampaikan Presiden saat meninjau vaksinasi door to door di Kampung Panampaan, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat,  Selasa (31/8).

"Kita melakukan vaksinasi dari pintu ke pintu, door to door, jemput bola agar pelayanan terhadap masyarakat dalam rangka vaksinasi ini bisa kita percepat bersama-sama dan saya sangat mengapresiasi kerja keras BIN dalam hal vaksinasi door to door ini," ucap Jokowi saat meninjau vaksinasi door to door di Kampung Panampaan, Kota Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Selasa (31/8/2021).

Kepala negara mengatakan, saat ini sjtuasi pandemi Covid hari demi hari semakin membaik. Jokowi mengklaim, okupansi tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) maupun kasus harian juga semakin menunjukkan angka perbaikan.

Namun demikian, Presiden tetap meminta kepada masyarakat, untuk terus mematuhi dan menerapkan  protokol kesehatan secara disiplin, diiring dengan mengikuti program vaksinasi pemerintah.

Baca: Percepatan Vaksinasi di Daerah, Jokowi Perintahkan Stok Segera Dihabiskan

Hingga Senin (30/8/2021) kemarin, jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua mencapai 35,3 juta orang atau 16,9 persen dari sasaran vaksinasi. Sementara itu, jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama yakni sebanyak 62,2 juta orang atau 29,9 persen dari sasaran vaksinasi.

Perpanjangan PPKM Level 1-3

Pemerintah kemarin memperpanjang PPKM level 1-3 hingga 6 September 2021. Presiden Jokowimengatakan, dalam sepekan terakhir telah terjadi tren perbaikan situasi Covid-19. Tingkat positivity rate terus menurun dalam 7 hari terakhir dan tingkat keterisian rumah sakit untuk kasus Covid semakin membaik. Rata-rata okupansi tempat tidur atau BOR nasional sudah sekitar 27 persen.

"Untuk wilayah Jawa-Bali terdapat penambahan wilayah aglomerasi yang masuk ke level 3, yakni Malang raya dan Solo Raya sehingga wilayah yang masuk kedalam level 3 pada penerapan minggu ini adalah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, dan Surabaya Raya, Malang Raya dan Solo Raya. Untuk Semarang Raya berhasil turun ke level 2, sehingga secara keseluruhan di Jawa Bali ada perkembangan yang cukup baik," ucap Jokowi dalam Konferensi Pers Perpanjangan PPKM di kanal Youtube Sekretariat Presiden RI, Senin (30/8/2021).

Kepala negara menjelaskan, terdapat perbaikan level PPKM di Jawa-Bali. Antara lain, level 4 dari 51 kabupaten kota menjadi 25 kabupaten kota, level 3 dari 67 kabupaten kota menjadi 76 kabupaten kota, dan level 2 dari 10 kabupaten kota menjadi 27 kabupaten kota. 

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Mampukah Polisi Respons Cepat Kasus yang Libatkan Anggotanya?