covid-19

Indonesia Kembali Kedatangan 500 Ribu Vaksin Sinopharm

"Sebelumnya kita sudah menerima 7,5 juta dosis. Keseluruhannya kita sudah menerima 8 juta dosis vaksin Sinopharm di Indonesia"

BERITA | NASIONAL

Selasa, 03 Agus 2021 14:22 WIB

Indonesia Kembali Kedatangan 500 Ribu Vaksin Sinopharm

ilustrasi cool box berisi vaksin di Bandara Soekarno-Hatta.

KBR, Jakarta - Indonesia kembali menerima 500 ribu dosis vaksin produksi Sinopharm, Cina di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Selasa (3/8/2021) siang.

Wakil Menteri BUMN, Pahala Mansury mengatakan, vaksin Sinopharm merupakan bagian dari program vaksin Gotong Royong, kerja sama BUMN Farmasi dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

"Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin Sinopharm sebanyak 500 ribu dosis. Sebelumnya kita sudah menerima 7,5 juta dosis. Keseluruhannya kita sudah menerima 8 juta dosis vaksin Sinopharm di Indonesia. Kedatangan dari vaksin Sinopharm ini, merupakan bagian dari program vaksin gotong royong," katanya dalam konferensi pers daring.

Dia pun meminta perusahaan swasta untuk berkoordinasi dengan Kementerian BUMN dan KADIN, untuk segera memvaksin karyawannya.

"Bagi masyakarat dalam hal ini badan usaha dan badan hukum yang memiliki karyawan, keluarga ataupun masyarakat di sekelilingnya yang diharapkan bisa divaksinasi oleh perusahaan tersebut," jelasnya.

Pahala berharap kedatangan vaksin lanjutan ini akan menambah jumlah vaksin yang tersedia, termasuk program vaksinasi nasional pemerintah.

Selain itu, kata dia, berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, pemerintah dan swasta harus mengupayakan agar kedatangan vaksin bisa sesegera mungkin bisa dimanfaatkan masyarakat.

"Upaya kita semua berkontribusi meningkatkan jumlah vaksinasi per hari yang ditargetkan akan bisa mencapai sebesar 2 juta vaksinasi per hari," jelasnya.

Sejauh ini pemerintah telah menyuntikkan vaksin dosis pertama kepada lebih dari 48 juta orang, atau 23,10 persen dosis pertama, dan baru 21 juta orang atau 10,29 persen masyarakat target sasaran yang menerima dosis lengkap vaksin Covid-19.

Adapun total sasaran vaksin yaitu sebanyak 208 juta orang atau 70 persen warga Indonesia, termasuk anak usia 12 hingga 17 tahun yang ditargetkan selesai satu tahun, untuk mencapai kekebalan kelompok atau herd immunity.


Editor: Kurniati Syahdan

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Layanan Identitas Kependudukan bagi Kelompok Transpuan

Kabar Baru Jam 8

Seruan untuk Lindungi Nakes di Daerah Rawan

Kabar Baru Jam 10