covid-19

Indeks Kebebasan Pers Indonesia Memburuk

Penurunan tersebut sejalan dengan maraknya kasus kekerasan dan intimidasi terhadap para jurnalis.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 19 Agus 2021 20:16 WIB

Author

Fachri Iman

Indeks Kebebasan Pers Indonesia Memburuk

Ilustrasi pembungkaman jurnalis. Foto: CreativeCommons

KBR, Jakarta- Lembaga Bantuan Hukum Pers (LBH Pers) menyebut indeks kebebasan pers di Indonesia memburuk sejak 2020. Penurunan tersebut sejalan dengan maraknya kasus kekerasan dan intimidasi terhadap para jurnalis.

Peneliti LBH Pers Mona Ervita mengatakan berbagai kasus kekerasan dan intimidasi terhadap jurnalis masih sering terjadi hingga kini. Kebanyakan para pelaku tindak kekerasan tersebut adalah aparat kepolisian.

“Kalau dilihat sebenarnya, ini sangat relate (berkaitan) sekali apa yang terjadi kondisi kebebasan pers kita di Indonesia saat ini, seperti itu," kata Mona dalam diskusi daring soal "Jurnalis Merdeka dari Pembungkaman: Fakta atau Mitos?", Kamis (19/08/2021).

Baca juga:

Mona menambahkan, dari 180 kasus kekerasan yang terjadi sejak tahun lalu, intimidasi merupakan bentuk kekerasan yang paling banyak dilakukan terhadap jurnalis. Jumlahnya lebih dari 50 kasus.

Tidak hanya itu, jurnalis kerap menerima serangan secara digital, berupa pembobolan data pribadi dan peretasan.

"Dilihat dari adanya bentuk-bentuk kriminalisasi yang dialami oleh teman-teman pers, yaitu karena ada kebijakan-kebijakan yang dapat mengkriminalisasi, kebijakan yang sering dihadapi yaitu undang-undang ITE dan KUHP,” imbuhnya.

Baca juga:

Namun, ia menyayangkan langkah kepolisian yang lamban dalam menangani kasus-kasus tersebut. Kondisi seperti ini dinilai menambah catatan buruk aparat kepolisian dalam menangani kasus kekerasan terhadap para jurnalis.

Mona juga menyebut ada kasus pembatasan akses internet oleh pemerintah di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019.

Menurutnya, tindakan tersebut melanggar hak atas informasi, dan semakin memperburuk indeks kebebasan pers di Indonesia.

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Say No To Drugs

Kabar Baru Jam 7

Aksi Remaja Tanpa Narkoba

Coki Pardede, Narkoba, dan Kreativitas

Kabar Baru Jam 8