covid-19

Esports akan Dipertandingkan di PON Papua, Game Lokal Unjuk Gigi

Populasi gamers atau pemain game online di Indonesia mencapai 30 juta

BERITA | NASIONAL

Selasa, 24 Agus 2021 21:26 WIB

Olahraga esports

Logo Pengurus Besar Esports Indonesia. Foto: pbesi.org

KBR, Jakarta- Kementerian Pemuda dan Olahraga mendukung pertandingan eksibisi esports di PON Papua.

Dukungan ini disampaikan Kemenpora, setelah Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) mengumumkan olahraga elektronik atau esport akan dipertandingkan sebagai salah satu cabang olahraga (cabor) eksibisi, dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-20 di Papua, Oktober mendatang.

Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Kemenpora, Sri Wahyuni berharap pertandingan eksibisi nanti dapat menciptakan bibit atlet esports yang berprestasi di kancah internasional.

"Kemenpora mendukung penuh perkembangan esports Indonesia sebagai salah satu produk industri olahraga Indonesia. Semoga di bawah naungan PBESI, atlet dan tim esports Indonesia bisa menciptakan prestasi, di tingkat internasional dan tentunya mengharumkan nama bangsa," ucap Sri Wahyuni dalam konferensi pers di kanal Youtube Channel PBESI, Selasa (24/8/2021).

Baca juga: PON Papua Boleh Dihadiri Penonton?

Sri Wahyuni mengatakan sejarah baru akan tercipta di Indonesia, dengan perhelatan esports menjadi pertandingan eksibisi atau pertunjukan di PON.

Ia mengklaim, populasi gamers atau pemain game online di Indonesia mencapai 30 juta. Jumlah ini, termasuk salah satu yang terbanyak di Asia Pasifik.

"Artinya potensi yang luar biasa dan cocok di era pandemi saat ini sehingga Kemenpora mendukung penuh esports Indonesia bisa moncer," tuturnya.

Baca juga: Presiden Pastikan PON Papua Tetap Digelar

Game Lokal Indonesia

Sementara itu, PT Melon Indonesia, yang menjadi salah satu penerbit game lokal asli Indonesia, Lokapala, turut gembira dengan informasi ini.

Pasalnya, Lokapala akan menjadi satu dari empat game yang akan dipertandingkan dalam cabor eksibisi tersebut. PT Melon Indonesia adalah anak perusahaan BUMN Telkom.

Menurut Direktur PT Melon Indonesia, Dedi Suherman, Lokapala merupakan karya anak bangsa yang patut dibanggakan. Hal itu karena tiga game yang dipertandingkan merupakan produk dari negara lain.

"Sangat senang dilibatkan game Lokapala, ikon game dari indonesia. Kami ingin menyatakan komitmen bersama anantarupa (pemrakarsa), diberi kesempatan menunjukkan, ini ada lho game asli yang IP-nya, buatannya, coding-nya, itu asli buatan Indonesia," tuturnya.

Dalam PON Papua nanti, masing-masing kontingen cabor esport dari 34 provinsi di Indonesia harus mendaftarkan timnya melalui platform Garudaku yang dibuat PBESI.

Akan ada empat game yang dipertandingkan, yakni eFootball PES 2021, Mobile Legends, Free Fire, dan Lokapala.

Gelaran pesta olahraga nasional empat tahunan itu akan diselenggarakannya di Papua pada 2-15 Oktober 2021.

Editor: Sindu

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Semai Toleransi ala Anak Muda Bandung