Subsidi Upah, Jokowi: Reward untuk Pekerja

"Yang bermasalah bukan hanya yang kecil saja. Perusahaan kecil terganggu, perusahaan menengah terganggu, perusahaan besar juga terganggu,"

BERITA | NASIONAL

Kamis, 27 Agus 2020 13:43 WIB

Author

Dwi Reinjani

Subsidi Upah,  Jokowi: Reward untuk Pekerja

Presiden Jokowi menyapa buruh yang menerima bantuan subsidi upah di Istana Negara, Jakarta, Kamis (27/8). (Setkab)

KBR, Jakarta-   Presiden Joko Widodo, memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Pekerja pada beberapa perwakilan pegawai dari sejumlah bidang yang langsung diundang ke Istana Presiden hari ini. Bantuan sebesar  1,2 juta rupiah untuk setiap penerima itu diberikan sebagai penghargaan lantaran pekerja dan perusahaan telah patuh membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. 

Jokowi mengatakan, bantuan juga diberikan agar mendongkrak daya beli masyarakat sehingga perekonomian kembali berputar.

“Kita tahu ekonomi dunia saat ini mengalami perlambatan, anjlok. 215 negara mengalami hal yang sama. Terkena pandemi covid dan juga ekonominya sangat terganggu. Yang bermasalah bukan hanya yang kecil saja. Perusahaan kecil terganggu, perusahaan menengah terganggu, perusahaan besar juga terganggu," ujar Presiden Jokowi di Istana Negara, Kamis (27/08).

Kata Jokowi semua negara di dunia terdampak pandemi covid-19. 

"Rakyat di 215 negara tadi semuanya mengalami hal yang sama, masalah kesehatan dan masalah ekonomi. pemerintah kita telah meluncurkan banyak sekali stimulus ekonomi. ada bantuan sosial tunai diberikan kepada masyarakat 600 ribu per bulan. ada namanya BLT desa juga sama 600 ribu per bulan. ada juga yang namanya subsidi listrik, gratis listrik untuk yang 450 va diberikan. Ada juga bantuan sembako diberikan. Ada juga yang terkena PHK kartu Prakerja diberikan. Aada juga baru dua  hari yang lalu Banpres produktif untuk usaha mikro, usaha kecil diberikan bantuan 2,4 juta langsung tunai 2,4 juta diberikan. Jumlahnya ini memang sebuah jumlah yang tidak kecil," ujar Presiden.

Baca: Subsidi Upah, DPR Persoalkan Pekerja yang Tak Terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan

Jokowi mengatakan subsidi bagi pekerja melengkapi bantuan yang sudah diberikan sebelumnya. Kata dia, total akan ada 15,7 juta pekerja yang akan menerima subsidi upah.

"Diberikan 2,4 juta rupiah. Ini memang diberikan kepada para pekerja yang terdaftar di BPJS TK. Yang diberikan ini adalah kepada para pekerja di perusahaan yang rajin membayar iurannya, iuran Jamsostek. Artinya ini kita berikan sebagai sebuah penghargaan, reward kepada para pekerja dan perusahaan yang patuh selalu membayar iuran BPJS TK".

Menurut Jokowi semua lapisan sudah mendapat bantuan dari pemerintah.

"Hari ini saya kira komplet ada pekerja honorer, ada termasuk guru honorer ini, ada guru honorer juga, ada petugas pemadam kebakaran, honorer ada, ada juga karyawan hotel ada, tenaga medis perawat ada, apalagi? Petugas kebersihan ada, karyawan hotel ada, ya komplit. Siapapun yang membayar iuran BPJS TK secara aktif sampai Juni, rajin, patuh itu yang diberikan. Kita harapkan nantinya setelah ini diberikan kepada bapak ibu sekalian, konsumsi rumah tangganya naik.”


Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Valentino Rossi Akan Kembali Ke Arena Balap Pada MotoGP Eropa

Kisruh Rencana Pengadaan Mobil Dinas Pimpinan KPK

Kabar Baru Jam 7

Nakesku Sayang, Nakesku Malang

Eps3. Ketika Burgermu Memanaskan Bumi