Share This

Meski Berkoalisi, PDIP Bisa Usung Sandiaga jadi Cawagub

PDIP ikut tergabung dalam koalisi 6 parpol lawan Ahok

BERITA , NASIONAL

Senin, 08 Agus 2016 19:36 WIB

Author

Rio Tuasikal

Meski Berkoalisi, PDIP Bisa Usung Sandiaga jadi Cawagub

Plt Ketua DPD PDI-P DKI Jakarta Bambang DH (ketiga kiri) menyatakan partainya berkoalisi melawan Ahok dalam pilkada DKI Jakarta 2017. Total ada 6 parpol yang berkoalisi. (Foto: Antara)

KBR, Jakarta- PDI Perjuangan akan mengajukan calon gubernur meski berkoalisi dengan Gerindra yang sudah mengusung Sandiaga Uno. PDI Perjuangan hari ini memutuskan masuk dalam koalisi bersama Gerindra, Demokrat, PKS, PPP, PKB, dan PAN dalam Pilkada Jakarta.

Plt Ketua DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta Bambang Dwi Hartono mengatakan Sandiaga Uno dipertimbangkan turun menjadi calon wakil gubernur. Sebab, PDI Perjuangan memiliki lebih banyak kursi di DPRD DKI Jakarta ketimbang Gerindra.  Kata dia, Partai Gerindra sendiri telah menyatakan paham dengan posisinya.

"Memang Sandi dicalonkan sebagai calon gubernur. Tapi Partai Gerindra menyampaikan bahwa Gerindra sadar akan posisinya. Dengan bahasa begitu kan bisa kita terjemahkan," jelasnya kepada wartawan usai bertemu pimpinan partai di restoran di Jakarta, Senin (8/8/2016) siang.

"Kemudian pak Sandi di beberapa media mengatakan tunduk pada mekanisme partai. Jadi ini hal yang begitu gamblang," tambahnya.

Bambang menambahkan, PDI Perjuangan sendiri belum memutuskan nama yang akan diusung jadi calon gubernur. Kata dia, pihaknya masih mempelajari nama-nama seperti Wagub DKI Djarot Kusumayakti dan Walikota Surabaya Tri Rismaharini. DPP PDI Perjuangan, tambahnya, telah mengantongi rekam jejak kepemimpinan dua kader partai itu.

"Pak Djarot dan Bu Risma itu kader internal. Kader internal kan data base kepemimpinannya sudah ada di partai," jelasnya.

Kata Bambang, pemilihan itu tidak berdasarkan kehendak Ketua Umum Megawati Soekarnoputri semata. Sebab, nama-nama yang masuk akan dibahas dalam pleno di DPP.

PDI Perjuangan berkoalisi dengan 6 partai lain dalam Pikada Jakarta. Koalisi ini akan melawan petahana Basuki Tjahaja Purnama yang telah diusung Nasdem, Hanura, dan Golkar.

Editor: Dimas Rizky 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.