Lagu Organisasi NU Bakal Jadi Lagu Perjuangan Nasional

Pemerintah akan meminta persetujuan dari keluarga KH Wahab Hasbullah sebelum mengeluarkan keputusan itu.

BERITA | NASIONAL

Minggu, 14 Agus 2016 15:57 WIB

Author

Muji Lestari

Lagu Organisasi NU Bakal Jadi Lagu Perjuangan Nasional

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, saat berkunjung ke acara Haul ke-45 KH Wahab Hasbullah di Tambakberas, Jombang. Foto: Muji Lestari

KBR, Jombang- Lagu organisasi Nahdlatul Ulama berjudul Hubbul Wathon Minal Iman yang diciptakan oleh KH Wahab Hasbullah bakal ditetapkan pemerintah sebagai lagu perjuangan nasional, pada 10 November mendatang.

Kepastian itu disampaikan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa saat melakukan kunjungan kerja ke Jombang, Jawa Timur, Minggu (14/08/16). Kata dia, pemerintah akan meminta persetujuan dari keluarga KH Wahab Hasbullah sebelum mengeluarkan keputusan itu.

Sebab untuk menjadi lagu perjuangan nasional syairnya harus diterjemahkan, dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia. Dengan diterjemahkan, menurut Khofifah lagu tersebut akan bisa diterima semua lapisan masyarakat.

"Ketika lagu ini sudah diselesaikan oleh tim, saya memperdengarkan lagu Hubbul Wathon, lagu cinta tanah air, akhirnya kemudian mereka menyampaikan lagu itu bagi mereka ini sepertinya bagunan semangatnya luar biasa, akhirnya mereka tanya siapa yang menciptakan tahun berapa diciptakan? Nah karena ada bahasa arabnya, maka mereka usul untuk diubah dalam bahasa Indonesia" Kata Khofifah.

Penetapan Hubbul Wathon Minal Iman sebagai lagu perjuangan nasional, kata Khofifah dilakukan pemerintah karena banyak lagu pergerakan yang nyaris terlupakan.

Hubbul Wathon Minal Iman merupakan lagu organisasi NU yang dicipkatakan oleh KH Wahab Hasbullah, salah satu tokok pendiri NU yang telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Presiden. Selain lagu organisasi NU, ada empat lagu lain yang juga bakal ditetapkan sebagai lagu perjuangan nasional. Saat ini pihak Kemensos tengah melakukan komunikasi dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca juga: Dongkrak Kunjungan Wisatawan, Cirebon Kembali Gelar Tour D'Keraton

Editor: Sasmito

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Belgia Kewalahan Hadapi Gelombang Pandemi

Penerimaan Masyarakat terhadap Vaksin Covid-19 Masih Rendah

Ronde 6 - Petani Tembakau

Kabar Baru Jam 8