Ditekan Turki, Yayasan Pribadi Bilingual School Bandung Jalan Terus

Pengelola Yayasan Pribadi Bilingual Boarding School membantah ada kaitan dengan Yayasan Gulen.

BERITA | NASIONAL | NUSANTARA

Senin, 01 Agus 2016 16:29 WIB

Author

Arie Nugraha

Ditekan Turki, Yayasan Pribadi Bilingual School Bandung Jalan Terus

Ilustrasi. Gedung sekolah Pribadi Bilingual Boarding School di Bandung, salah satu sekolah di Indonesia yang diminta ditutup oleh Presiden Turki Tayep Erdogan. (Foto: psma.kemdikbud.go.id)



KBR, Bandung
- Yayasan Pribadi Bilingual Boarding School menyatakan lembaga pendidikan itu tidak bisa dibubarkan atau ditutup paksa, karena dibentuk resmi dan berbadan hukum di Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Pembina Yayasan Pribadi Bilingual Boarding School, A Husein Adiwisastra.

Husein menanggapi permintaan pemerintah Turki melalui Kedutaan Besar di Indonesia kepada pemerintah Indonesia, agar menutup sekolah-sekolah yang diduga punya hubungan dengan Fethullah Gulen, ulama Turki yang dituding mendalangi kudeta baru-baru ini.

Husein membantah yayasan yang dikelolanya punya kaitan dengan Yayasan Gulen di Turki.

"Untungnya permintaan dari pemerintah Turki ini tidak dipenuhi oleh pemerintah Indonesia, baik melalui pernyataan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ataupun dari Menteri Luar Negeri serta Sekretaris Kabinet Indonesia. Yang saya ikuti itu dari tiga pejabat negara tersebut menyatakan menolak," kata Husein Adiwisastra, di Pribadi Bilingual Boarding School, Jl PHH. Mustopha, Bandung, Senin (1/8/2016).

Baca: Kemendikbud Bantah Turki Soal Sekolah Gulen

Husein Adiwisastra mengatakan adanya jaminan dari pemerintah Indonesia itu dianggap sangat membantu keberlangsungan proses pendidikan di lembaganya.

Pribadi Bilingual Boarding School, Bandung, merupakan salah satu lembaga pendidikan yang pernah bermitra dengan Yayasan PASIAD Turki. Namun dalam pernyataan resminya, mata pelajaran yang diberikan terhadap pelajarnya berbasis kurikulum nasional.

Husein mengatakan tenaga pengajar yang didatangkan dari Turki ke Bandung diseleksi dengan ketat.

Berikut daftar lembaga pendidikan yang diminta oleh Kedutaan Besar Turki untuk Indonesia agar ditutup operasionalnya :

1) Pribadi Bilingual Boarding School, Depok
2) Pribadi Bilingual Boarding School, Bandung
3) Kharisma Bangsa Bilingual Boarding School, Tangerang Selatan
4) Semesta Bilingual Boarding School, Semarang
5) Kesatuan Bangsa Bilingual Boarding School, Jogjakarta
6) Sragen Bilingual Boarding School, Sragen
7) Fatih Boy's School, Aceh
8) Fatih Girl's School, Aceh
9) Banua Bilingual Boarding School, Kalimantan Selatan

Baca: Setkab: Indonesia Tak Mau Urusan Dalam Negeri Dicampuri Siapapun

Editor: Agus Luqman
 
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Polisi Sebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan Beraksi Sendiri