Yunahar Ilyas: Muhammadiyah Tidak Akan Berpolitik Praktis

Muhammadiyah akan berada di luar jalur pemerintah dan mengkritisi kebijakan

NASIONAL

Jumat, 07 Agus 2015 10:29 WIB

Author

Eli Kamilah

Yunahar Ilyas: Muhammadiyah Tidak Akan Berpolitik Praktis

Lambang Muhammadiyah (muhammadiyah.or.id)

KBR, Jakarta- Anggota Tim Formatur PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas, menyebut ormasnya tidak akan berpolitik dengan partai manapun. Dalam muktamar ke-47 Muhammadiyah, kata dia, organisasinya akan mengambil pendekatan politik tinggi atau politik dengan pendekatan nilai. Muhammadiyah akan berada di luar jalur pemerintah. Organisasinya akan mendukung program yang pro-rakyat dan mengkritisi program dan kebijakan yang merugikan rakyat.

"Jadi Muhammadiyah dalam sikap politiknya, sudah memilih untuk melakukan pendekatan politik nilai, high politik, jadi Muhammadiyah hanya akan memberikan masukan dan ide. Dan mendukung pemerintah jika pro rakyat," ujarnya dalam program KBR Pagi, Jumat (07/08).

Malam tadi, Muktamar ke-47 Muhammadiyah memilih Haedar Nashir sebagai ketua umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah yang baru. Ia akan menggantikan Din Syamsuddin untuk periode 2015-2020. Hadar Nashir terpilih setelah 13 anggota tetap ormas itu, melakukan rapat tertutup yang hanya berlangsung 15 menit. Selain Haedar Nashir, Muktamar juga mengumumkan Abdul Muthi sebagai Sekretaris PP Muhammadiyah.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Rangkuman Berita Sepekan KBR

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18