Sejumlah Daerah Tetap Punya Calon Tunggal, Jokowi Gelar Rapat Cari Solusi

Jokowi sudah duga sejumlah daerah tetap punya calon tunggal

BERITA | NASIONAL

Selasa, 04 Agus 2015 17:59 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

Sejumlah Daerah Tetap Punya Calon Tunggal, Jokowi Gelar Rapat Cari Solusi

Presiden Joko Widodo. Foto: Antara

KBR, Jakarta- Sore ini Presiden Joko Widodo menggelar rapat pembahasan solusi penyelenggaraan pilkada di 7 daerah yang memiliki calon tunggal.  Jokowi sendiri siang tadi menyatakan dirinya sudah menduga bahwa separuh dari 12 daerah itu tak akan bisa menyelenggarakan pilkada serentak pada 9 Desember 2015. 

"Ya seperti dulu saya sampaikan kan. Dari 12 saya yakini separuh lah bisa. Ternyata sekarang betul. Tetapi masih ada yang calonnya tunggal," kata Jokowi di Pelabuhan Kali Adem, Jakarta Utara, Selasa (4/8/2015).

Oleh karena itu, dalam pembahasan sore ini Jokowi menyatakan ada sejumlah opsi yang akan dibicarakan untuk menghadapi situasi tersebut. Salah satunya adalah perlu atau tidaknya pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) mengenai Pilkada serentak 2015. Agar daerah dengan calon tunggal tetap bisa melaksanakan pilkada pada Desember 2015.??

Rapat dilakukan di Istana bersama dengan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo; Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno; Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly; Ketua DPR Setya Novanto; Ketua KPU Husni Kamil Manik; Ketua Bawaslu Muhammad dan Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie.

Kata Jokowi, tadi malam dirinya terus menyimak pendaftaran peserta pilkada di 12 daerah yang membuka pendaftaran tahap kedua. Pendaftaran tahap kedua ini dilakukan lantaran pada masa pendaftaran sebelumnya 12 daerah itu baru mendapat 1 pasangan calon atau belum ada pasangan calon yang mendaftar. 

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Aji: Waspada Tapi Jangan Bunuh Ular

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Kabar Baru Jam 13

Kabar Baru Jam 12