PDI Perjuangan Bakal Ajukan Calon di 7 Daerah

PDIP akan mengajukan calon di daerah yang memilki kursi terbanyak.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 07 Agus 2015 19:37 WIB

Author

Erric Permana

PDI Perjuangan Bakal Ajukan Calon di 7 Daerah

Anggota tim penjaring calon kepala daerah PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat. Foto: Antara

KBR, Jakarta- PDI Perjuangan memastikan bakal mengajukan calon kembali di daerah yang hanya memiliki calon tunggal. Anggota tim penjaring calon kepala daerah PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat mengatakan partainya akan mengajukan calon di daerah yang memilki kursi terbanyak.

Daerah tersebut di antaranya Kabupaten Pacitan, Kota Mataram dan Kabupaten Tasikmalaya. Meski demikian, kata dia partainya harus menggandeng partai lain untuk maju.

"Pacitan itu kita akan tetep jadi, tapi kan salah satunya mundur. Kita tetap akan berusaha maksimal untuk kalau kita masih mengajukan calon kita tetap. Karena ada beberapa daerah memang kursi kita kurang. Kecuali kalau kita bisa mengajukan tunggal, gak ada masalah. Persoalannya adalah di 7 itu, kita kursi kurang," ujar Djarot di JIexpo Kemayoran, Jakarta, Jumat (7/8/2015)

Anggota tim penjaring calon kepala daerah PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat menambahkan untuk Kabupaten Pacitan, dia belum memastikan apakah akan mengajukan kembali calon yang sebelumnya pernah diajukan. Sementara untuk daerah lain, PDI Perjuangan akan berkoordinasi dengan partai lainnya untuk memenuhi persyaratan kursi mengajukan calon di Pilkada serentak.

"Kalau kita komunikasi dengan semua partai. Kita selalu di partai kita di DPC, DPD berkomunikasi dengan parpol yg ada untuk mengajukan calon. Memang di kita ada 3 cluster, satu maju sendiri, dua mayoritas, tiga minoritas. Tetep komunikasi dengan semua partai," tambahnya.

Selain itu dia memastikan, calon yang maju tersebut bukan calon boneka yang diajukan untuk kalah. Sebab, kata dia, calon yang diajukan membawa nama partai.

Sebelumnya, PDI Perjuangan batal mengajukan calon di Kabupaten Pacitan. Ini lantaran Golkar menarik dukungannya. 

Editor: Malika


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Omnibus Law untuk Siapa?

Kabar Baru Jam 13

Mengimajinasikan Ibu Kota Baru yang Cerdas dan Berkelanjutan (Bagian 2)