Ombudsman Incar Kandidat Komisioner Perempuan, Ini Alasannya

Peran perempuan dalam mengawasi pelayanan publik sangat besar.

BERITA | NASIONAL

Jumat, 28 Agus 2015 14:06 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

Kantor Ombudsman. Foto: KBR

Kantor Ombudsman. Foto: KBR

KBR,Jakarta- Panitia Seleksi (Pansel) Ombudsman berharap ada lebih banyak perempuan yang mendaftar menjadi komisioner Lembaga Negara Pengawas Pelayanan Publik (Ombudsman). Anggota Ombudsman Zumrotin Soesilo mengatakan, dari 160-an kandidat yang sudah mendaftar, hanya ada 13 perempuan. Padahal peran perempuan dalam mengawasi pelayanan publik sangat besar.

"Pelayanan publik itu tidak lepas dari perempuan menurut saya. Coba kalau ada anaknya sakit ke puskesmas siapa? Ibunya. Kalau kamu di RSCM yang sakit kok banyak ibu-ibu? Nggak, yang banyak (sakit) laki-laki. Karena yang ngantar anak perempuan. Anak laki gak mau nganter. Jadi perempuan yang sangat tahu pelayanan publik juga. Makanya saya meminta perempuan lebih banyak lah yang daftar," kata Zumrotin di Kantor Sekretariat Negara, Jumat (28/8/2015).

Zumrotin menambahkan, saat ini dari sembilan komisioner Ombudsman, hanya dua yang perempuan. Itu pun kini hanya tersisa satu perempuan, lantaran salah satunya diberhentikan karena melanggar kode perilaku (code of conduct). Pansel Ombudsman kini tengah menjaring calon komisioner untuk periode 2016-2021.

Editor: Malika? 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Jokowi Perintah Menkes Segera Tetapkan Kriteria Pembatasan Sosial Berskala Besar