covid-19

Jokowi: Produksi Beras Dua Provinsi Tak Terganggu El Nino

Presiden Joko Widodo mengklaim produksi beras di 2 provinsi tidak terganggu akibat El Nino.

BERITA | NASIONAL

Kamis, 06 Agus 2015 17:53 WIB

Presiden RI Joko Widodo. Foto: Antara

Presiden RI Joko Widodo. Foto: Antara

KBR,Jakarta- Presiden Joko Widodo mengklaim produksi beras di dua provinsi tidak terganggu akibat El Nino. Ini ia sampaikan dalam rapat kabinet lanjutan yang membahas mengenai antisipasi dampak El Nino terhadap ketahanan pangan.

Kata Jokowi, saat berkunjung ke Jawa Timur minggu lalu, Gubernur  Soekarwo menyatakan bahwa dampak El Nino terhadap masa panen sangat kecil. Hal senada kata Jokowi juga dinyatakan oleh Gubernur Sulawesi Selatan.

"Disampaikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan bahwa produksi beras di sana tidak ada masalah karena sebentar lagi bulan September yang akan datang juga akan ada panen raya yang cukup besar. Inilah di laporan yang saya tau tetapi mungkin di daerah lain menteri pertanian bisa menyampaikan," ujar Jokowi di Kantor Presiden, Kamis (6/8/2015).

Jokowi menambahkan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman  akan memaparkan daerah-daerah yang terdampak dengan El Nino berdasarkan pengamatannya setelah turun ke lapangan.

Jokowi menambahkan, dampak kekeringan akibat El Nino hingga pusonya lahan pertanian warga harus diantisipasi. Antisipasi juga harus dilakukan di bidang perikanan dan kebakaran hutan. 

El Nino adalah suatu gejala penyimpangan kondisi laut yang ditandai dengan meningkatnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik sekitar ekuator. Musim kemarau yang  panjang di beberapa wilayah Indonesia, terutama di sebelah selatan Katulistiwa pada 2015 diduga merupakan dampak dari fenomena El Nino yang telah mencapai level moderat. Keadaan ini diprediksi akan menguat mulai Agustus sampai Desember 2015.?

Editor: Rony Sitanggang

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 12

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7