JK: Impor Beras Tergantung Kondisi

Pemerintah tidak menutup kemungkinan melakukan impor beras menyusul menurunnya produksi beras akibat kekeringan.

BERITA | NASIONAL

Sabtu, 08 Agus 2015 19:10 WIB

Author

Yudha Satriawan

JK: Impor Beras Tergantung Kondisi

Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. (Foto: Aisyah Khairunnisa)

KBR, Solo - Pemerintah tidak menutup kemungkinan melakukan impor beras menyusul menurunnya produksi beras akibat kekeringan. Meski demikian kata dia, impor dilakukan jika dibutuhkan. Dia mengklaim hingga saat ini stok beras dan bahan pangan masih cukup meskipun terjadi kekeringan dan gagal panen di sejumlah daerah. Itu sebab, saat ini pemerintah terus mengevaluasi dan memantau stok beras nasional.

"Kita terus menerus memantau persediaan bahan pangan, apapaun yang terjadi akan kita atasi (Akan melakukan impor beras ?) Ya tergantung keadaan, kalau memang dibutuhkan ya kita lakukan. Apapun akan kita lakukan demi masyarakat agar tidak kekurangan bahan pangan, terutama beras, apapun caranya,” ujar JK di Sukoharjo (8/8).

Wakil Presiden Jusuf Kalla menambahkan pemerintah juga terus memperkecil dampak kekeringan. Menurutu dia pemerintah akan membangun ratusan embung dan memberikan pompa-pompa air kepada petani. 

"Tentu kita juga mengambil langkah-langkah yang baik agar kemungkinan adanya kekeringan ini tidak berdampak besar. El nino itu dapat diperkecil dampaknya, El Nino jika betul-betul terjadi dan sangat kuat tentu akan mengakibatkan kekeringan di lahan pertanian dan menurunkan produksi pangan," tutupnya.

Editor: Erric Permana 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

DPR Desak Menteri BUMN Evaluasi Total BUMN

Perempuan dan Anak Dalam Pusaran Terorisme