Identifikasi Korban, Trigana Air Kumpulkan Data Terbaru dari Keluarga

Manajemen Trigana Air menyatakan sedang mengumpulkan data terbaru para korban dari pihak keluarga untuk proses identifikasi.

BERITA | NASIONAL

Senin, 17 Agus 2015 18:07 WIB

Author

Khusnul Khotimah

Identifikasi Korban, Trigana Air Kumpulkan Data Terbaru dari Keluarga

Visual pesawat Trigana Air hasil pencarian Basarnas dari udara. (Foto: BASARNAS)

KBR, Jakarta- Manajemen Trigana Air menyatakan sedang mengumpulkan data terbaru para korban dari pihak keluarga untuk proses identifikasi. Malam ini manajemen akan memberangkatkan tiga keluarga dari Jakarta ke Sentani yakni keluarga dari pramugari Dita Amelia Kurniawan dan Ika, serta Co Pilot Eko Aryadin. Manajer Keamanan Trigana Air, Alfred Purnomo mengatakan keluarga korban tersebut akan diberangkatkan dengan pesawat Batik Air. Langkah identifikasi itu langsung disampaikan pihak Trigana setelah mendapatkan kepastian tentang kondisi pesawat Trigana Air yang sejak kemarin hilang kontak. 

“Pada sore hari ini dinyatakan bahwa posisi pesawat sudah ditemukan dan dalam kondisi hancur. Dan kami tidak akan mengeluarkan statement untuk penyelesaian tim evakuasi. Karena besok akan dilanjutkan pada pukul 6 pagi waktu setempat, “kata Manajer Keamanan Trigana Air, Alfred Purnomo di Kantor Trigana Air di Jakarta, Senin (17/8/2015).

Alfred menambahkan seluruh kekuatan Trigana saat ini dikerahkan di Sentani. Belasan orang dari Trigana dan tiga pesawat Trigana diturunkan untuk membantu pencarian yang dipimpin oleh Basarnas.

Sementara itu Basarnas menyatakan pencarian pesawat Trigana Air yang diduga menabrak gunung Tongak di Kabupaten Pengunungan Bintang, Papua, dihentikan sementara. Pencarian yang sudah dilakukan hari ini akan dilanjutkan pada pukul 6 WIT besok jika cuaca memungkinkan. 

Pesawat Trigana Air yang berangkat dari Sentani ke Oksibil sebelumnya jatuh di Distrik Okbape, Kabupaten Pegunungan Bintang, Kemarin, 16 Agustus 2015. Pesawat tersebut berpenumpang 49 orang. Pesawat jenis ATR itu diawaki 2 pramugari, Dita dan Ika, sedangkan pilotnya adalah Kapten Hassanudin. 

Editor: Malika

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Arab Saudi Akan Gratiskan Vaksin Covid-19

Kabar Baru Jam 7

Polemik TNI 'cawe-cawe' Copoti Baliho Rizieq Shihab

Kabar Baru Jam 8

Wagub DKI Ingatkan Sanksi Bagi Penolak Tes Covid-19 di Petamburan