Bagikan:

DPR : Pilkada Dengan Bumbung Kosong Mustahil Dilakukan

Dewan Perwakilan Daerah (DPR) menilai opsi pilkada langsung dengan bumbung kosong mustahil dilakukan karena akan tambah persoalan baru.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 12 Agus 2015 15:28 WIB

Author

Eli Kamilah

DPR :  Pilkada Dengan Bumbung Kosong Mustahil Dilakukan

Ilustrasi: Pilada

KBR,Jakarta- Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menilaiĀ  pilkada langsung dengan bumbung kosong mustahil dilakukan. Menurut Ketua Komisi Pemerintahan DPR Rambe Kamaruzaman, bumbung kosong hanya akan menambah persoalan baru dalam pilkada langsung. Semisal adanya sengketa pilkada dari calon yang menang, jika bumbung kosong mendapat suara terbanyak.

"Kalau dilaksanakan pemilihan, Bumbung kosong ini yang lebih banyak dari orang yang bersangkutan. Yang menang siapa? Masa kita menangkan bumbung kosong? Kalau ada perselisihan jadinya siapa kalau bumbung kosong lebih banyak?" Tanya Rambe.

KPU resmi menutup perpanjang pendaftaran kemarin setelah diperpanjang selama 3 hari. Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi memutuskan untuk menunda pelaksanaan pilkada di empat daerah. Penundaan ini karena tak ada tambahan bakal calon pasangan yang mendaftar di KPU setempat pada masa tambahan waktu pendaftaran.

Empat daerah yang mengalami penundaan itu adalah Kabupaten Timor Tengah Utara (Nusa Tenggara Timur), Kota Mataram (Nusa Tenggara Barat), Kabupaten Blitar (Jawa Timur), dan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.


Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Jalan Berliku Warga Ibu Kota Dapatkan Udara Bersih