Baru Tadi Malam Jokowi Pilih Nama Menteri

Presiden Joko Widodo merombak (me-reshuffle) kabinetnya dengan mengganti 5 menteri kabinet kerja dan Sekretaris Kabinet.

BERITA | NASIONAL

Rabu, 12 Agus 2015 15:35 WIB

Author

Aisyah Khairunnisa

Sejumlah menteri yang tengah digantikan Jokowi Rabu (12/08). Foto: KBR/Aisyah Khairunnisa

Sejumlah menteri yang tengah digantikan Jokowi Rabu (12/08). Foto: KBR/Aisyah Khairunnisa

KBR,Jakarta- Presiden Joko Widodo merombak kabinetnya dengan mengganti 5 menteri kabinet kerja dan Sekretaris Kabinet. Tiga diantaranya adalah kursi menteri koordinator (menko). Pelantikan keenamnya dilakukan siang ini di Istana Negara berdasarkan Keputusan Presiden 79/P/2015 mengenai penggantian beberapa Menteri Negara Kabinet Kerja periode 2014-2019. 

"Saudara Luhut Binsar Pandjaitan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan. Dua, Saudara Darmin Nasution Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. Tiga, Saudara Rizal Ramli Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman. Empat, Saudara Thomas Trikasih Lembong Menteri Perdagangan. Lima, Saudara Sofyan Djalil Menteri PPN/Kepala Bappenas," kata Cecep Sutiawan Deputi Bidang Administrasi Aparatur Kementerian Sekretariat Negara saat pelantikan, Rabu (12/8/2015). 

Menteri Sekretaris Pratikno mengatakan, pemilihan keenam nama itu diputuskan tadi malam oleh Jokowi.

Berikut lima  menteri baru dan satu Sekretaris Kabinet yang dilantik Jokowi 12 Agustus 2015:

Menko Perekonomian

Baru : Darmin Nasution

Lama: Sofyan Djalil

Menko Polhukam 

Baru : Luhut Binsar Pandjaitan

Lama: Tedjo Eddy Purdjianto

Menko Kemaritiman

Baru: Rizal Ramli

Lama : Indroyono Soesilo

Menteri Perdagangan

Baru: Thomas Lembong

Lama: Rachmat Gobel

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional\Kepala Bappenas

Baru: Sofyan Djalil

Lama: Andrinof Chaniago

Sekretaris Kabinet

Baru: Pramono Anung

Lama: Andi Widjajanto? 

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 8

Travel Advisory Amerika Jadi Refleksi?

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 11