Warga Syiah Sampang: Menteri Agama Masih Berusaha Pulangkan Kami

Jemaat Syiah di Sampang, Madura, Jawa Timur kembali menyampaikan keinginannya untuk kembali ke kampung halaman mereka saat bertemu dengan Menteri Agama Lukman Hakim hari ini.

NASIONAL

Selasa, 05 Agus 2014 22:47 WIB

Author

Evilin Falanta

Warga Syiah Sampang: Menteri Agama Masih Berusaha Pulangkan Kami

agama, toleransi, syiah, sampang

KBR, Jakarta- Jemaat Syiah di Sampang, Madura, Jawa Timur kembali menyampaikan keinginannya untuk kembali ke kampung halaman mereka saat bertemu dengan Menteri Agama Lukman Hakim hari ini.

Pemimpin Syiah Sampang Iklil Almilal mengatakan, hari ini Menteri Agama mengunjungi warga Syiah di tempat pengungsian mereka di rusun Sidoarjo. Kata dia, Menteri Agama akan berusaha memulangkan warga yang ada di pengungsian, kembali ke rumah.

"Menteri Agama memang tidak menyampaikan apa-apa ke kami, tapi kata dia akan mencarikan jalan keluar yang terbaik. Menteri Agama minta ke kami ya turunkan tensilah seperti itu. Saya ceritakan, sebenarnya yang mengungsi ini bukan saja warga syiah semua tapi ada warga yang Sunni juga mengungsi. Jadi, memang dari kami tidak pernah mempermasalahkan paham. Sebenarnya yang menolak mereka bukan kami yang tidak mau hidup rukun," kata Iklil saat dihubungi KBR, Selasa malam (5/8).

Pimpinan Syiah Sampang Iklil Almilal menambahkan sebelum mengunjungi warga Syiah, Menteri Agama bertemu lebih dulu dengan para kiai yang berada di kampung halaman mereka. Pasalnya, para kiai tersebut memberikan syarat bagi warga syiah untuk kembali ke kampung halaman. Syaratnya adalah mereka harus memiliki aliran Sunni.

Editor: Dimas Rizky

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Recent Podcast

September ini merupakan gelombang ketiga penetapan anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka oleh KPK.

Dengan langkah terbaru dari polisi, Istana mengklaim: Negara serius menuntaskan kasus Munir.

Aturan yang ada sangat mudah digunakan kelompok tertentu untuk melakukan persekusi atau kekerasan.

KPU tak kalah ngotot, meminta KPU daerah menunda proses pencaloan 12 nama bakal caleg eks napi korupsi yang sudah diloloskan Bawaslu.

Pelemahan rupiah karena kebijakan bank sentral AS The Fed, juga perang dagang AS-China.