Wamenkumham Bantah Petugas Bandara Soetta Mogok Kerja

KBR, Jakarta- Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Denny Indrayana membantah kabar rencana aksi mogok kerja petugas imigrasi di Bandara Soekarno Hatta.

NASIONAL

Sabtu, 09 Agus 2014 13:48 WIB

Author

Evelin Falanta

Wamenkumham Bantah Petugas Bandara Soetta Mogok Kerja

bandara soekarno hatta, imigrasi, mogok

KBR, Jakarta- Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Denny Indrayana membantah kabar rencana aksi mogok kerja petugas imigrasi di Bandara Soekarno Hatta. Sebelumnya, beredar informasi melalui pesan Blackberry Messenger tentang petugas imigrasi mogok melayani penumpang mulai minggu besok karena berseteru dengan PT Angkasa Pura II. Penyebabnya diduga karena perselisihan kedua intitusi.

Denny mengatakan, saat ini petugas imigrasi tetap melayani penumpang penerbangan internasional maupun domestik. Meski demikian dia mengakui hanya ada pemindahan petugas imigrasi dari Terminal III ke Terminal II Bandara Soekarno Hatta untuk membantu 33 maskapai di sana.

"Petugas imigrasi itu akan difokuskan di terminal II dan di terminal III, karena di terminal III sudah berkurang maskapainya yaitu hanya ada satu maskapai Air Asia saja. Sedangkan di terminal II itu ada 33 maskapai. Jadi, ini yang diterminal III yang nanti tidak ada petugas imigrasinya tapi semua difokuskan di terminal II," kata Denny saat dihubungi KBR, Sabtu (9/8).

Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana menambahkan, kebijakan pemindahan petugas imigrasi ini telah dibahas dengan pihak Angkasa Pura. Menurut dia, seharusnya pemindahan telah diterapkan sejak sebulan lalu, tapi harus ditunda agar tidak mengganggu mudik lebaran kemarin. Kebijakan ini diambil untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang di Bandara Soekarno Hatta.

Editor: Nanda Hidayat

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Aplikasi LAPOR Dinilai Tidak Efektif Tanggapi Laporan Masyarakat