Pemerintah Tak Akan Tambah Kuota Solar Subsidi

KBR, Jakarta - Pemerintah tidak akan menambah kuota solar subsidi meski diprediksi akan habis sebelum akhir tahun. Larangan ini disampaikan Kementerian Keuangan dan DPR.

NASIONAL

Jumat, 08 Agus 2014 14:58 WIB

Author

Khusnul Khotimah

Pemerintah Tak Akan Tambah Kuota Solar Subsidi

organda, angkutan umum, solar

KBR, Jakarta - Pemerintah tidak akan menambah kuota solar subsidi meski diprediksi akan habis sebelum akhir tahun. Larangan ini disampaikan Kementerian Keuangan dan DPR.

Wakil Menteri ESDM Susilo Siswo Utomo mengatakan Undang-Undang APBN Perubahan 2014 juga melarang penambahan kuota yang telah ditetapkan. Kuota solar subsidi dalam APBN-P 2014 itu sebanyak  15,16 Kiloliter dari jumlah kuota BBM subsidi 46 juta kiloliter.

Selain itu kata dia, Kementerian Keuangan telah mengirim surat kepada Kementerian ESDM yang melarang over kuota, sehingga harus melaksanakan tindakan pengendalian.

“Pertamina disuruh seperti apapun tidak akan mau men-supply kalau terjadi keurangan. Karena apa? Siapa yang mau bayar? Pemerintah tidak akan bisa lagi meminta kepada DPR. Tahun kemarin masih bisa, tahun ini tidak boleh," kata Susilo di Jakarta, Jumat (8/8).

Susilo menjelaskan saat ini penggunaan BBM bersubsidi sudah mencapai 23,9 juta kiloliter. Sehingga sisanya hanya sekira 20 juta kiloliter yang mencakup premium dan solar. Sementara dalam penggunaan solar subsidi, pemerintah banyak melakukan pembatasan di Pulau Jawa.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Pemerintah Mesir Didesak Menginvestigasi Dugaan Pembunuhan dan Penyiksaan Oleh Aparat Keamanan

Perkembangan Kondisi Korban Bom Polrestabes Medan

Wacana Sertifikasi Wajib Bagi Calon Pengantin