Nama Ani Yudhoyono Disebut Nazaruddin dalam Sidang Anas

Nama istri Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, disebut dalam sidang dugaan korupsi Hambalang, dengan terdakwa Anas Urbaningrum.

NASIONAL

Senin, 25 Agus 2014 15:26 WIB

Author

Indra Nasution

Nama Ani Yudhoyono Disebut Nazaruddin dalam Sidang Anas

Ani Yudhoyono, Nazaruddin, Anas urbaningrum

KBR, Jakarta - Nama istri Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, Ani Yudhoyono, disebut dalam sidang dugaan korupsi Hambalang, dengan terdakwa Anas Urbaningrum. 


Hal itu diungkap oleh Bekas Bendahara Partai Demokrat, Nazaruddin. Menurut Nazar, Ani marah lantaran perusahaan Anas mempunyai tagihan utang di salah satu  proyek di Malang, terkait pengadaan laboratorium di Universitas Negeri Malang. Namun Nazar enggan menjelaskan kaitan Ani Yudhoyono dengan proyek tersebut.


"SMS itu benar waktu itu saya dan Anas sudah jadi DPR, Bu Ani SMS, bahwa ada salah satu perusahaan di Malang mempunyai tagihan dan tagihannya belum dilunasi sama Rosa. Rosa mengaku dia stafnya Mas Anas, jadi tolong supaya tidak jadi ribut tolong dilunasi utangnya,” kata Nazaruddin di Tipikor.


Nazaruddin menambahkan sejak itu perusahaan yang berada di bawah naungan PT Permai Grup, tidak lagi menggunakan nama Nazaruddin dan Anas. 


Dalam persidangan sebelumnya, bekas Direktur Marketing Grup Permai Mindo Rosalina Manulang mengaku pernah dilarang Nazaruddin menyebut nama Anas. Menurut Rosa, para pegawai Permai Group akan dikenai denda Rp 1 miliar jika menyebut nama Anas.


Rosa mengatakan, Nazaruddin pernah mengatakan bahwa Permai Group mendapat proyek di kementerian berkat Anas. Anas disebut dapat membantu menggiring proyek di DPR. Saat itu Anas merupakan ketua fraksi Partai Demokrat.


Editor: Antonius Eko 


Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Kabar Baru Jam 20

Pemerintah akan Evaluasi Peningkatan Serapan Anggaran

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18