Ketua Komisi Agama DPR: Tak Ada Lobi-lobi di Pembahasan Biaya Naik Haji

KBR, Jakarta - Ketua Komisi Agama DPR Ida Fauziah membantah adanya lobi-lobi terkait pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di DPR. Hal ini lantaran pembahasan biaya haji tersebut dibahas secara terbuka di DPR.

NASIONAL

Senin, 18 Agus 2014 18:15 WIB

Author

Wiwik Ermawati

Ketua Komisi Agama DPR: Tak Ada Lobi-lobi di Pembahasan Biaya Naik Haji

korupsi haji

KBR, Jakarta - Ketua Komisi Agama DPR Ida Fauziah membantah adanya lobi-lobi terkait pembahasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) di DPR. Hal ini lantaran pembahasan biaya haji tersebut dibahas secara terbuka di DPR.

Dirinya juga menegaskan bila pembahasan BPIH pada waktu itu telah dilakukan sesuai prosedur oleh komisi yang dipimpinnya itu. Politisi Partai Kebangkitan Bangsan diperiksa sebagai saksi selama hampir 7 jam oleh penyidik KPK, Senin (18/8).

“(Memang benar bu pada waktu pembahasan itu anggaran belum diketuk, tapi penyewaan sudah dilakukan?) Tidak ada pertanyaan seperti itu. Ya menjelaskan bagaimana proses pembahasan itu kapan dilakukan, kapan disahkan, kemudian siapa saja yang melakukan fungsi pengawasan,” kata Ida di KPK.

Dalam kasus itu, KPK juga memeriksa 3 anggota DPR lainnya sebagai saksi terhadap tersangka Suryadhama Ali dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan haji tahun 2012-2013. Ketiganya adalah anggota komisi agama Muhammad Baghowi, Soemintarsih Muntoro dan juga bekas Ketua Komisi Agama Jazuli Juwaini.

Mei lalu KPK menetapkan bekas Menteri Agama Suryadhama Ali sebagai tersangka dalam penyelenggaraan haji 2012-2013. Politisi PPP tersebut diduga menyalahgunakan wewenangnya dalam pelaksanaan haji pada waktu itu. Namun hingga saat ini KPK belum juga menahan bekas Menteri Agama tersebut.

Editor: Pebriansyah Ariefana

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 7

Izin Keruk Harta Karun RI

Kabar Baru Jam 8

Mama 'AB': Mengikat Yang Tercerai

Gelar Konser Musik dan Seni Pertunjukan Offline. Apa Sudah Memungkinkan?