Strategi Pemerintah Beri Insentif ke Sektor Industri Salah

KBR68H, Jakarta- Strategi pemerintah menggenjot konsumsi masyarakat dengan memberikan insentif ke sektor industri untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional dan menggenjot pertumbuhan dinilai salah.

NASIONAL

Jumat, 16 Agus 2013 14:40 WIB

Author

sasmito

Strategi Pemerintah Beri Insentif ke Sektor Industri Salah

insentif, industri, strategi salah

KBR68H, Jakarta- Strategi pemerintah menggenjot konsumsi masyarakat dengan memberikan insentif ke sektor industri untuk menjaga stabilitas perekonomian nasional dan menggenjot pertumbuhan dinilai salah.

Direktur Koalisi Anti Utang, Dani Setiawan mengatakan, strategi tersebut tidak akan menyentuh banyak sektor yang saat ini ditempati kelompok miskin di Indonesia.  Misalnya sektor pertanian dan perikanan  yang menjadi mata pencaharian mayoritas penduduk . Kelompok buruh juga tak banyak mendapat perhatian dengan startegi tersebut karena banyak barang konsumsi yang diimpor.

“Kelemahan pokok dari strategi ini adalah kita sama sekali tidak mengubah struktur perekonomian kita yang sangat rentan dan lemah itu. Padahal kalau kita memulai satu orientasi bagaimana membangun sektor-sektor yang berkontribusi pada perekonomian kita dan dihuni oleh jutaan tenaga kerja. Misalnya sektor pertanian dan perikanan yang dihuni ratusan juta orang di sana," üjar Dani

Direktur Koalisi Anti Utang, Dani Setiawan menambahkan, ketidaktepatan strategi pemerintah juga akan berdampak kepada turunnya daya saing produk pertanian Indonesia.

Akibatnya barang-barang impor akan terus masuk ke Indonesia mengalahkan produksi dalam negeri. Karena itu, menurutnya kemandirian nasional di bidang pertanian masih akan sulit dilakukan pemerintah.

Editor: Doddy Rosadi

Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Most Popular / Trending

Kabar Baru Jam 20

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Rencana Pembentukan Komponen Cadangan Militer Tuai Polemik