Bagikan:

Transformasi Kesehatan, Menkes: 50-60 Persen Obat Produksi Dalam Negeri

"Dengan 270 juta rakyat 'is to big of the risk' kalau kita nggak membangun dari hulu ke hilir industri esensial kesehatan,"

NASIONAL

Rabu, 27 Jul 2022 10:47 WIB

transformasi kesehatan

Transformasi Kesehatan, tangkapan layar Menkes Budi Gunadi menjawab pertanyaan dari praktisi kesehatan, Selasa (26/7/22). (Kemenkes)

KBR, Jakarta- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkomitmen untuk melakukan transformasi sistem kesehatan nasional. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, salah satu pilar transformasi penopang kesehatan Indonesia adalah transformasi sistem ketahanan kesehatan. Kata dia, Indonesia harus bisa mandiri untuk menyediakan sarana dan prasarana kesehatan, dan membangun industri esensial kesehatan.

"Semua obat-obat esensial semua alat kesehatan esensial minimal 50%-60% harus diproduksi di dalam negeri, hulu ke hilir. Bukan masalah nasionalisme atau ekonomi, enggak, karena pengalaman kita kemarin, kalau kita mesti impor, dilockdown, mati kita. Masker nggak ada, antivirus nggak ada, obat-obatan dasar nggak ada, dengan 270 juta rakyat 'is to big of the risk' kalau kita nggak membangun dari hulu ke hilir industri esensial kesehatan," kata Budi saat Peluncuran Indonesia Health Services (IHS), Selasa (26/7/2022).

Budi mengatakan, kemandirian ini harus dilakukan untuk menciptakan sistem   ketahanan kesehatan dalam negeri.

Baca juga:

Tenaga Cadangan Kesehatan

Selain itu, kata Budi, Kemenkes juga tengah menyiapkan tenaga cadangan kesehatan dengan memberdayakan Pramuka, mahasiswa kedokteran dan keperawatan.

"Saya baru tahu ada Pramuka Saka bakti Husada, Pramuka khusus kesehatan, ini kita pakai. UKS-UKS, PMR-PMR kita pakai, sehingga nanti kalau ada (pandemi) lagi, kita nggak hanya datang ke polisi sama TNI, kita bisa pakai pemberdayaan masyarakat, karena mereka lebih banyak yang paham, karena sudah dikasih skill sebagai tenaga cadangan kesehatan," imbuhnya.

Selain transformasi sistem ketahanan kesehatan, pilar lain yang menjadi penopang sistem kesehatan nasional adalah transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.

Editor: Rony Sitanggang

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 7

“Konversi Kompor Induksi untuk Tekan Subsidi Elpiji”

HUT RI Ke-77, Nasionalisme dan Prestasi Anak Bangsa

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Most Popular / Trending