Bagikan:

Kapolri ajak Publik Dukung dan Kawal Kasus Brigadir J

"sehingga transparansi akuntabilitas dari hasil yang kita harapkan, tentunya akan dipertanggungjawabkan ke publik, betul-betul bisa berjalan dengan lancar baik dan memenuhi rasa keadilan"

NASIONAL

Rabu, 27 Jul 2022 19:02 WIB

Kapolri, Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberi keterangan pers terkait insiden penembakan sesama pol

Kapolri, Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberi keterangan pers terkait insiden penembakan sesama polisi di Mabes Polri, Selasa (12/7/22). (Foto: Antara/Reno E)

KBR, Jakarta - Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengajak masyarakat mendukung dan mengawal kerja tim yang menangani kasus Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J.

Kapolri juga akan segera menyampaikan ke publik terkait proses penanganan dan hasil autopsi Brigadir J.

"Saya kira semua kegiatan-kegiatan tersebut tentunya menjadi perhatian publik dan kita minta untuk semuanya ikut mengawasi, sehingga transparansi akuntabilitas dari hasil yang kita harapkan, tentunya akan dipertanggungjawabkan ke publik, betul-betul bisa berjalan dengan lancar baik dan memenuhi rasa keadilan. Yang tentunya ditunggu oleh publik," ucap Sigit usai kegiatan Rapat Koordinasi dan Pengawasan Kompolnas-Polri Tahun Anggaran 2022 di Gedung Tribrata, Jakarta Selatan, Rabu (27/7/2022).

Bekas Kabareskrim itu mendorong publik ikut mengawasi kasus baku tembak antar anggota Polri tersebut.

"Tim internal Polri terus bekerja untuk mengungkap tabir kasus tersebut," kata Listyo Sigit Prabowo.

Sebelumnya, Tim Autopsi Forensik menyebut, hasil autopsi ulang terhadap jenazah Brigadir J baru akan keluar paling cepat satu bulan.

Baca juga:

Ketua Tim Autopsi Forensik, Ade Firmansyah Sugiharto mengatakan, waktu satu bulan itu diperlukan untuk memproses sampel jaringan.

"Untuk kemudian dapat diinterpretasikan hasilnya kepada penyidik yang ditunjuk," kata dia.


Editor: Kurniati Syahdan

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

Kabar Baru Jam 19

Kabar Baru Jam 18

Kabar Baru Jam 17

Kabar Baru Jam 15

Kabar Baru Jam 14

Most Popular / Trending