Bagikan:

Buruh Migran: Beda Angka Kematian WNI di Imigrasi Malaysia Harus Diinvestigasi

Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB) mendesak pemerintah RI membentuk tim untuk mengusut kasus kematian buruh migran di Imigrasi Malaysia.

NASIONAL

Kamis, 07 Jul 2022 17:06 WIB

buruh migran

Warga berdemonstrasi di depan Kedubes Malaysia di Jakarta, memprotes kematian buruh migran, Jumat (24/6/2022). (Foto: ANTARA/Galih Pradipta)

KBR, Jakarta - Koalisi Buruh Migran Berdaulat (KBMB) mendesak pemerintah Indonesia untuk membentuk komite investigasi imparsial dan independen guna menelisik data kematian buruh migran asal Indonesia yang berada di Pusat Tahanan Imigrasi Malaysia.

Anggota KBMB, Abu Mufakhir mengatakan data soal kematian buruh migran di Malaysia perlu diverifikasi oleh tim. Sebab, karakteristik tahanan imigrasi di Sabah, Malaysia, dikenal tertutup.

"Ini kematiannya terjadi di dalam pusat tahanan imigrasi di bawah jawatan imigrasi Sabah. Ini institusi yang powerfull, lokasinya tertutup. Sulit untuk melakukan verifikasi. Jikalau kita mau menegakkan berapa sebenarnya WNI yang meninggal di pusat tahanan imigrasi, maka perlu dibentuk komite investigasi imparsial dan independen," ujar Abu dalam diskusi 'Seperti di Neraka, Luka Tak Terperi Buruh Migran Indonesia', secara daring, Kamis (7/7/2022).

Baca juga:

Anggota KBMB, Abu Mufakhir menambahkan, bahwa terjadi perbedaan data kematian antara Kedubes Indonesia di Malaysia dengan Konsulat Jenderal Tawau dan Kinabalu di Sabah.

"Kedubes angkanya adalah 25 orang, sementara dengan Konsulat Tawau 18 dan Kinabalu 9 atau total 27 orang. Jadi sesama pemerintah datanya berbeda," tuturnya.

Sementara KBMB, lanjut Abu, memperkirakan 18 orang buruh migran meninggal di Sabah. Namun, perkiraan hanya berasal dari satu pusat tahanan imigrasi dan di dua blok tahanan saja.

"Sementara setiap tahanan memiliki 10 sampai 14 blok tahanan. Sabah itu ada 5 pusat tahanan imigras, jadi 18 adalah estimasi minimal di dua blok," ungkapnya. 

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) mengklarifikasi jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal sepanjang 2021-2022 di wilayah Sabah, Malaysia. Jumlah buruh migran asal Indonesia yang meninggal tercatat mencapai 25 orang.

Jumlah tersebut jauh lebih kecil dibanding laporan tim investigasi Buruh Migran berdaulat merilis fakta temuan 149 warga negara indonesia meninggal di rumah tahanan imigrasi di Sabah, Malaysia, dalam kurun waktu tersebut.

Editor: Agus Luqman

Kirim pesan ke kami

Whatsapp
Komentar

KBR percaya pembaca situs ini adalah orang-orang yang cerdas dan terpelajar. Karena itu mari kita gunakan kata-kata yang santun di dalam kolom komentar ini. Kalimat yang sopan, menjauhi prasangka SARA (suku, agama, ras dan antargolongan), pasti akan lebih didengar. Yuk, kita praktikkan!

BERITA LAINNYA - NASIONAL

Kabar Baru Jam 11

Kabar Baru Jam 10

Kabar Baru Jam 8

Kabar Baru Jam 7

Laporan Temuan Ombudsman soal Penanganan Bencana

Most Popular / Trending